Laboratorium RSUD SIbuhuan harus Menjadi Perhatian Pemkab Palas

Illustrasi

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan dengan visi “Rumah sakit dengan pelayanan prima dan komprehensif”, yang berati suatu tekad untuk memberikan pelayanan medis yang terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Padang Lawas dan sekitarnya. Tentunya, Visi tersebut akan tercapai dengan menjalankan Misi rumah sakit.

Seharusnya para pemangku kebijakan dan pengelola berkomitmen melaksanakan pelayanan medis secara professional, terjangkau dan etis kepada masyarakat tanpa membedakan bangsa, suku, status social (ekonomi) dan kepercayaan. Begitu disampaikan dr. Daniel Hamidi Hasibuan

Daniel menambahkan, Rumah Sakit sebagai tempat berlindung serta upaya kesehatan yang aman dan nyaman berazaskan pada Patient Safety untuk mendapatkan kepuasan pelayanan kepada pasien. Dalam melaksanakan Pelayanan medis secara professional, pelayanan medis harus sesuai dengan Standard Operating Prosedures (SOP) yang berlaku sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No 411/MENKES/PER/III/2010 tentang standard laboratorium klinik

“keberadaan Laboratorium RSUD Sibuhuan merupakan suatu unit pendukung atau penunjang pelayanan medis yang memiliki peran vital. Laboratorium membantu klinisi untuk diagnosa, evaluasi terapi dan penatalaksanaan suatu keadaan penyakit pasien. Selain itu juga membantu dalam prognosa kesembuhan pasien”. ujarnya

Namun, sebagai RSUD yang diwajibkan bekerja secara professional, Laboratorium RSUD Sibuhuan masih mempunyai kekurangan dan keterbatasan yang mempengaruhi kinerja dan pada ahirnya akan mempengaruhi klinisi dalam memberi pelayanan Prima.

Laboratorium membutuhkan ruangan sesuai dengan jenis pekerjaan yang menjamin kerja alat laboratorium berfungsi dengan sempurna, ketersediaan reagen serta kontrol dan kalibrasi alat sangat diperlukan pada pemeriksaan laboratorium sehingga tidak mengabaikan skala prioritas dan kebutuhan. Tapi faktanya, laboratorium RSUD Sibuhuan masih jauh dari harapan

Baca Juga :  Penebangan Liar Dan Pembakaran Hutan Di Areal PT. Rendi Di Singkuang Madina

“jika tidak ingin disebut jauh dari standar. Kondisi ini tentu perlu menjadi perhatian Pemerintah Daerah. Kondisi laboratorium rumah sakit jelas sangat vital dalam menentukan dan mendiagnosa penyakit. Kesalahan mengenali jenis penyakit atau salah diagnosa bisa berakibat fatal pada kesehatan pasien, bahkan nyawa pasien yang dipertaruhkan”. Papar dr. Daniel

Lanjutnya, tidak bisa dibayangkan jika untuk memastikan penyakit, masyarakat harus dirujuk ke Medan atau Pekanbaru yang jaraknya cukup jauh. Hal ini tentunya akan mempengaruhi kesehatan pasien yang membutuhkan penanganan secara cepat.

visi “Rumah sakit dengan pelayanan prima dan komprehensif” jangan sekadar selogan. Masyarakat sangat berharap keberadaan laboratorium rumah sakit terus dibenahi sebagai salah satu uapaya mewujudkan Masyarakat yang Sehat.

/Edi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*