Lagi, 15 Jam Kemacetan di Aek Latong

SIPIROK- Jalur Aek Latong kembali macet. Antrean kendaraan sepanjang tiga km terjebak selama 15 jam, mulai Senin (7/11) sekitar pukul 22.00 WIB hingga Selasa (8/11) jam satu siang. Padahal, ratusan kendaraan baru saja terbebas macet pada Senin pukul 15.00 sore, setelah sempat terjebak selama 18 jam.

150200162a0e2f80d45e8c35d712c6ea1e72a9c6 Lagi, 15 Jam Kemacetan di Aek Latong
MACET LAGI: Suasana antrean kendaraan yang terjebak macet di Aek Latong, kemarin. Macet ini merupakan yang terparah kedua setelah Senin (7/11) lalu. ()

Menyikapi kondisi ini, pengguna jalan yang melintas di Jalinsum Aek Latong mengaku takut bila melalui jalur ini. Jalur ini dianggap sebagai momok yang paling menakutkan, karena bagi mereka untuk melewatinya seolah menuju gerbang kematian.

Hal ini dikatakan beberapa pengemudi kendaraan, di antaranya; Surya (53) dan Bahran Siregar (35), kepada METRO, Selasa (8/11), saat terjebak macet di Aek Latong.

Selaku pengguna jalan yang selalu melintas di jalur tersebut, mereka bahkan menilai, penanganan terhadap jalur Aek Latong terkesan lamban. “Padahal jalur ini sangat sering kami lalui, namun dari tahun ke tahun kondisinya justru semakin parah,” kata mereka.

Menurut mereka, kondisi Aek Latong hanya bisa dibilang lebih baik pada lebaran yang lewat. “Kalau lebaran yang lewat memang tak ada hambatan. Dan, lebih baiklah jika dibandingkan dengan situasi sebelum dan sesudahnya,” sebut Bahran.
Bahran yang merupakan pengemudi truk jurusan Medan-Padang mengaku kecewa dengan penanganan jalur Aek Latong yang lamban. Untuk itu ia berharap pemerintah lebih memperhatikan kondisi kerusakan di jalur tersebut.

Baca Juga :  Pj Bupati Madina Diminta Tak Memihak Salah Satu Calon Bupati/Wakil Bupati Pemilukada Ulang Madina

“Saya rutin 2 kali seminggu melintasi jalur ini. Memang untuk memasukinya harus siap mental dan siap segalanya, ibaratnya memasuki gerbang kematian,” ungkapnya.

Amatan METRO, Selasa (8/11) suasana antrean kendaraan berbagai jenis dan ukuran kembali terjadi karena permukaan jalan dilapisi lumpur dengan ketebalan sekitar 10 sampai 20 cm.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur semalaman menyebabkan Jalinsum Aek Latong berlumpur. Akibatnya, ratusan kendaraan terjebak macet sepanjang 3 km selama 18 jam. Dampak lainya, sejumlah anak sekolah yang melintasi Aek Latong terpaksa meliburkan diri.

Ratusan kendaraan terjebak macet mulai Minggu (6/11) malam hingga Senin (7/11) sore. Tepatnya, pukul 21.00 WIB pada hingga pukul 15.00 WIB atau sekitar 18 jam.

Pantauan METRO Senin (7/11) pagi, berbagai jenis kendaraan berbaris memanjang sekitar 3 km (500 meter menuju arah Medan dan sekitar 2,5 km menuju arah Sipirok). Kendaraan-kendaraan tersebut antre menunggu dua unit alat berat milik PU yang berupaya membersihkan permukaan jalan dari lumpur.  (ran)

Metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*