Lagi, ALS Nyaris Masuk Jurang di Batu Jomba

Bus ALS kembali nyaris terperosok di Batu Jomba, Bulu Payung, Sipirok, Tapsel. (Amran)

TAPSEL – Jalinsum Sipirok-Tarutung, tepatnya di Batu Jomba, Kampung Bulu Payung, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali rawan dilalui. Satu unit bus Antar Lintas Sumatera (ALS) jurusan Medan-Padang (Sumbar), kembali nyaris masuk jurang, pada Rabu (26/11) pukul 03.00 dini hari.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, arus lalu lintas di Jalinsum yang menghubungkan beberapa daerah di Sumatera, terutama Sumatera Utara dan Sumatera Barat tersebut lumpuh total.

Pantauan Metro Tabagsel, ban belakang sebelah kanan bus ALS nomor polisi BK 8979 L itu, sudah tergelincir dan tertanam di pinggir badan jalan berlumpur yang menyerupai arena offroad. Beruntung, para penumpang cepat dievakuasi keluar dari mobil tersebut. Selain itu, satu unit mobil ambulans dengan nomor polisi BM 7337 AV yang membawa mayat ikut terjebak macet. Menurut rencana mayat di dalam mobil ambulans tersebut akan dibawa ke Dolok Sanggul dari Kota Kandis, Riau.

Sopir ambulans, Irham (34), terlihat kesal karena para juru tarik tidak kunjung memberikan lintas kepada mobil ambulans yang dibawanya. Padahal, keluarga mayat tersebut sudah menunggu di Dolok Sanggul.

Irham mengaku, dia sudah terjebak macet selama empat jam. Begitu sampai di lokasi, dia harus ikut antrean panjang, karena bus ALS nyaris masuk jurang. Kondisi tersebut tentunya membuat risau para keluarga mayat yang sudah menunggu lama kedatangan mayat, diperparah sinyal seluler kurang bagus di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Bupati Madina: Bersyukur pilkada berjalan sukses & aman

”Sudah berulang-ulang pihak keluarga yang di Dolok Sanggul menghubungi, tapi karena kejadian ini terpaksa kedatangan mayat menjadi terlambat,” ujarnya.

Dia mengaku terkejut melihat kondisi Jalinsum yang ada di Sumut, khususnya di Batu Jomba, Tapsel. Dikatakannya, kondisi tersebut terbilang sudah cukup parah. ”Baru kali ini saya melihat jalinsum rusak parah. Kalau di kota-kota lainnya tidak ada separah ini,” ujarnya. Dengan kondisi tersebut Irham berharap kepada pemerintah agar secepatnya memperbaiki badan jalan itu. Sebab, jalan tersebut sebagai sarana utama untuk menuju kota-kota lainnya yang ada di Sumatera.

Sementara itu, Direksi PT ALS Cabang Kota Padangsidimpuan, Iwan, menambahkan, terperosoknya bus ALS tersebut akibat buruknya kondisi Jalinsum yang ada di daerah itu. Menurutnya, kejadian tersebut sudah berulang-ulang. ”Belum ada 3 bulan, bus ALS kembali terperosot akibat rusaknya badan jalan yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Iwan mengaku kecewa dengan pemerintah yang terlalu lamban untuk memperbaiki badan jalan tersebut. Padahal, pihaknya selalu taat pajak.

Dijelaskan, jumlah penumpang yang ada di bus ALS tersebut sebanyak 32 orang dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju Padang, Sumbar. Dan, pihak manejemen perusahaan sudah meminta alat berat milik Balai Besar Jalan Jembatan Nasional (BBJN) Wilayah I Sumut-Aceh yang ada di lokasi, agar membantu proses evakuasi. (ran)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Polisi Australia Selidiki Google

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*