Lagi, KPK Didesak Tahan Syamsul

Puluhan warga yang mengatasnamakan diri Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) kembali mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (30/6). Mereka mendesak agar lembaga soperbody itu segera menahan Gubernur Sumut, Syamsul Arifin. Sebab, mantan Bupati Langkat itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi APBD Langkat 2000-2007.

M Syawal Nasution, koordinator aksi menyebutkan bahwa penahanan Syamsul dinilai akan menjadi salah satu bukti pemerintahan SBY benar-benar berkomitmen terus memberantas korupsi. Selain itu, KPK tidak punya alasan untuk tidak menahannya karena sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Jangan ditunda-tunda, koruptor jangan dibiarkan bebas merajalela,” kata Syawal dalam orasinya di halaman gedung KPK, Jakarta, Rabu (30/6).

Apabila penahanan ditunda-tunda, dikhawatirkan itu akan memberi kesempatan kepada pelaku untuk bertindak culas, menutupi atau menghilangkan barang bukti atas aksi korupsi yang dilakukan.

Syawal berharap, Gubernur Sumut dapat diperlakukan sama seperti daerah lain, langsung ditahan ketika resmi menjadi tersangka. “Tidak ada alasan Syamsul Arifin tetap duduk menjadi pejabat sementara BPK jelas mengumumkan bahwa ia tak bisa mempertanggungjawabkan uang sebesar Rp102,7 miliar milik masyarakat saat menjabat bupati” ujarnya.

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_TANJUNG_BALAI/Lagi_KPK_Didesak_Tahan_Syamsul

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  200 Hektare Sawah Terancam Kekeringan

2 Komentar

  1. Audit Investigasi dlm hal apa di Madina harus jelas tuh data awalnya karena audit invertigasi baru akan turun apabila telah ada bukti2 sebagai indikasi awal investigas gito coy

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*