Lagi, Mahasiswa Demo Walikota Padangsidimpuan

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Sosial (AMPS) Kota Padangsidimpuan (Psp), kembali mendemo Wali Kota Padangsidimpuan (Psp), Drs Zulkarnaen Nasution, Selasa pagi (18/5). Unjuk rasa yang menuntut sejumlah dugaan kasus korupsi di tubuh pemko ini juga merembet ke Polresta Psp, Kejari Psp.

Mahasiswa menggelar aksi damainya pertama kali ke kantor Wali Kota Psp dan membacakan pernyataan sikap dengan pengawalan ketat dari Polresta Psp dan Satpol PP Psp.

Dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan secara bergantian oleh koordinator aksi, M Gading dan koordinator lapangan, Irfan Nasution, mahasiswa meminta kepada wali kota dan Sekda agar mengkaji ulang dan croscek penggunaan dana APBD tahun 2008/2009, di Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran (DKP3) Psp, Kantor Lingkungan Hidup yang diduga menimbulkan beberapa persoalan tentang penyalahgunaan wewenang, dugaan korupsi dan lainnya yang mana menurut mahasiswa di dua dinas tersebut negara diduga dirugikan sekitar Rp16 miliar lebih.

“Kami akan menyuarakan kepada penegak hukum agar melakukan tindakan hukum terhadap indikasi korupsi tersebut. Kami akan memberikan informasi kepada pihak penegak hukum dan terus mengawal dan memonitoring segala bentuk kegiatan yang dilakukan aparat penegak hukum dalam memroses laporan yang masuk. Kami juga mengimbau kepada seluruh jajaran Pemko Psp agar mengelola APBD sebaik mungkin tanpa melakukan korupsi karena kami akan terus memantaunya,” ujar mahasiswa.

Baca Juga :  KOMITE AIDS GKPA PADANGSIDIMPUAN - Kegiatan Sosial Positif Yang Perlu Ditiru

Sekitar setengah jam lamanya mahasiswa menyampaikan orasinya di halaman kantor wali kota tanpa disambut pejabat berwenang di Pemko Psp, akhirnya mahasiswa melanjutkan aksinya ke Polresta Psp dan diterima Kasat Reskrim, AKP Iskandar HR dan petinggi Polresta Psp lainnya. Selanjutnya, mahasiswa menyerahkan sejumlah bukti dan dokumen tentang dugaan korupsi di tubuh Pemko Psp.

Setelah menyerahkan dokumen kepada Polresta Psp, puluhan mahasiswa kemudian menggelar aksi demo ke kantor Kejari Psp dan diterima oleh Kasi Intel Kejari Psp, Polim SH, di halaman kantor Kejari Psp.

Saat menerima laporan dari mahasiswa, Kasi Intel Polim SH, mengatakan, pihaknya berterima kasih atas partisipasi dan informasi dari AMPS dan akan menindaklanjuti dugaan korupsi yang dilaporkan AMPS ke Kejari Psp.

“Kami berterima kasih atas informasi dari AMPS dan kami akan menindaklanjutinya dan kalau masih ada data-data tambahan mohon kiranya agar diinformasikan ke Kejari Psp,” kata Polim kepada massa AMPS yang kemudian membubarkan diri.  (phn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*