LAGI; Warga Dua Kabupaten (Palas dan Paluta) Protes Truk Angkut Kayu

www.harian-global.com

Foto Hanya Sebagai Illustrasi

Diperkirakan ribuan masyarakat Kabupaten Padanglawas (Palas) dan Padanglawas Utara (Paluta), melakukan aksi menghadang truk tronton angkut kayu milik PT Sumatera Riang Lestari dan PT Silvia Sumatera Lestari, di jalinsum Paluta.

Aksi masyarakat itu, Rabu (30/12), terkait rusaknya jalan lintas. Ditengarai para truk itu yang menjadi penyebabnya. Akibatnya, puluhan truk terpaksa nonggok alias berhenti di pekaranagn rumah makan dan halaman rumah warga.

Amatan Global di sepanjang Jalinsum Palasa dan Paluta, Rabu (30/12), sebelumnya sebanyak 30 truk tronton angkut kayu yang dihadang warga dirusak dan dipecahkan kaca depannya dengan mengunakan batu, kayu dan besi, jika melintas.

Menyikapi itu, Kapolres Tapsel AKBP Subandriya SH MH menggelar pertemuan dengan perwakilan tokoh masyarakat, Baleo Sutan Harahap, Paruhuman Dalimunte, Barita Siregar.

Dalam pertemuan itu menghasilkan kesepakatan dengan memulangkan truk tersebut ke pangkalan, upaya menghentikan amukan massa dan membubarkan ribuan massa yang berkumpul di sepanjang jalinsum Paluta.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Gema Palas, Ansor Harahap didampingi puluhan mahasiswa, menuntut pencabutan izin hak guna usaha (HGU) PT SRL dan PT SRL. Karena keberadaan kedua perusahan itu hanya menimbulkan kerasahan bagi masyarakat di dua kabupaten itu.

Selain itu, mereka juga meminta kepada Bupati Paluta Drs Bachrum Harahap dan Bupati Palas Basyrah Lubis SH, agar segera mengeluarkan rekomendasi pencabutan operasi kedua perusahaan tersebut.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  4 Korban Terseret Banjir Bandang Sidempuan, 3 Orang Tewas 1 Orang Dinyatakan Hilang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*