Lakukan Tes Urine – 5 Polisi Polres Tapsel Positif Pakai Narkoba

16067597351c09c2224576d30228e0a547a2bc81 Lakukan Tes Urine 5 Polisi Polres Tapsel Positif Pakai Narkoba
Salah satu anggota Polres Tapsel akan melakukan tes urine, Senin (7/5).

SIDIMPUAN-Lima polisi di jajaran Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba jenis ganja dan sabu-sabu. Ini terungkap dalam tes urine yang dilakukan kepada 35 personel yang diduga terindikasi menggunakan narkoba, Senin (7/5).

Wakapolres Tapsel Kompol Zainuddin SAg didampingi Kabag Sumda Kompol Tongku Bosar Pane, Kasat Narkoba AKP Sabar Nainggolan, kepada wartawan, di aula Mapolres Tapsel menuturkan, tes urine yang dilakukan merupakan agenda rutin polres untuk mengantisipasi adanya keterlibatan anggota Polres Tapsel dalam penggunaan narkoba.

Dikatakan Wakapolres, tes urine itu dilakukan hanya kepada anggota yang sudah terindikasi mengonsumsi atau menggunakan narkoba, dengan mendatangkan petugas kesehatan dan dokter polres, menggunakan alat tes yakni jenis acon dan abon.

“Selain mengantisipasi anggota menggunakan narkoba juga untuk mengantisipasi terlibatnya anggota dalam jaringan peredaran narkoba. Atau kita antisipasi anggota tidak hanya memakai tetapi juga terlibat menjadi pengedar narkoba,” jelasnya.

Dari hasil tes urine yang dilakukan dengan penjagaan ketat dari Provost Polres Tapsel, dari sekitar 35 personil Polres Tapsel dari semua kesatuan dan anggota polsek ini, lima di antaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis ganja dan sabu-sabu.

“Dari hasil tes ini sebanyak 5 dari 35 anggota yang kita tes urinenya dinyatakan positif menggunakan narkona jenis sabu-sabu dan ganja. Kelimanya akan kita lakukan pembinaan juga diberikan sanksi pelanggaran disiplin. Jika nantinya tidak berubah juga, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai UU kepolisian,” tegasnya.

Baca Juga :  Kepsek Dipaksa Beli Material Bangunan dari Satu Perusahaan

Selain melakukan tes urine, personel Polres Tapsel juga dicek kelengkapan pakaian dinas, kartu tanda anggota (KTA), sepatu, rambut hingga topi. Dan diminta kepada seluruh anggota agar melengkapinya dalam setiap acara resmi, juga ke kantor. (phn)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

4 Komentar

  1. Tolong diuraikan Nama-nama oknum tersebut, dan apa pangkatnya. Karena dengan diketahui masyarakat luas, oknum tersebut akan terkena sanksi sosial sehingga membuat mereka sadar.“Dari hasil tes ini sebanyak 5 dari 35 anggota yang kita tes urinenya dinyatakan positif menggunakan narkona jenis sabu-sabu dan ganj

  2. “Dari hasil tes ini sebanyak 5 dari 35 anggota yang kita tes urinenya dinyatakan positif menggunakan narkona jenis sabu-sabu dan ganja. Kelimanya akan kita lakukan pembinaan juga diberikan sanksi pelanggaran disiplin. Jika nantinya tidak berubah juga, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai UU kepolisian,” tegasnya…..Kalau masyarakat biasa langsung dipenjara….Aneh hukum di negara ini…

  3. kalau untuk anggota yang menempati / yang di tugaskan di polsek di periksa juga ga ya???misal nya polsek Batang toru,polsek gunung tua,polsek sipirok,polsek simangambat??trus jagan hanya sangsi anggota donk yang di terapkan,kalau bisa pelepasan dinas dan pemberhentian tugas lah yang harus layak di berikan..,selangkan masyarakat yang ke dapatan menggunkan narkotika hukuman nya sangat lama,misal nya untuk setengah batang rokok ganja yang kedapatan bisa sampai 2 tahun hukuman nya.tks

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*