Lampu Jalan Banyak Rusak – Warga Sipirok Soalkan Pengutipan Pajak Pelayanan Jalan (PPJ)

Sejumlah Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) padam di Kecamatan Sipirok. Seperti yang terlihat mulai dari Lingkungan Huta Raja, Kelurahan Baringin, hingga pemandian Aek Milas Sosopan, Desa Paran Dolok Mardomu, Kecamatan Sipirok, belasan unit lampu jalan tidak ada yang menyala lagi.

Salah satu titik LPJU di Lingkungan Huta Raja yang sudah tak berfungsi. Dijepret Jumat (26/11).

Banyaknya lampu jalan yang tidak berfungsi mengakibatkan pengguna lalulintas terganggu jika malam hari. Jalanan gelap gulita. Dampaknya, jalanan pun rawan kecelakaan lalulintas.

Beberapa warga sekitar mengharapkan, pihak terkait memperhatikan persoalan publik ini. Pembayaran rekening listrik yang selalu menyertakan 10 persen untuk Pajak Pelayanan Jalan (PPJ), pun disoalkan.

‘’Setiap bulan warga diharuskan membayar rekening listrik sekaligus PPJ. Tapi keluhan warga soal lampu jalan yang rusak, kurang direspon pihak Pemkab Tapsel dan PLN setempat,’’keluh Sahat Siregar (40), warga Lingkungan Huta Raja, Kelurahan Baringin, Kecamatan Sipirok.

Sahat menuturkan, di wilayah tempat tinggalnya ada 3 unit lampu jalan yang tidak berfungsi. Akibatnya, malam hari jalanan pun gelap gulita. “Sejak sebulan terakhir, lampu jalan di kawasan kami mati. Padahal jika tetap menyala warga sangat terbantu terutama yang ada di persimpangan jalan, karena akibatnya bisa rawan kecelakaan atau pun perbuatan kriminal lainnya, jika jalanan gelap,” ujar lelaki paro baya itu, Jumat (26/11).

Dikatakan Sahat, sebaiknya pemerintah melalui instansi terkait, segera meninjau langsung keberadaan beberapa LPJU yang mengalami kerusakan, dan langsung memperbaikinya.”Keberadaannya perlu tetap difungsikan untuk warga, apalagi tiap bulan melalui rekening setiap pelanggan PLN dikenakan membayar biaya Pajak Penerangan Jalan (PPJ),” sebutnya.

Baca Juga :  "Hantu" Cyanida Ancam Hidup Warga Tapsel

Sementara lampu jalan di pemandian Aek Milas Sosopan, Desa Paran Dolok Mardomu, Kecamatan Sipirok, sudah 2 tahun tak pernah diperbaiki. Menurut warga di sana, mereka sudah berulang kali meminta perbaikan pada instansi terkait, namun tak pernah digubris. “Kami mohonlah melalui koran METRO, agar pemerintah memperhatikan lampu jalan di Aek Milas ini. Banyak yang datang ke lokasi pemandian ini, bukan hanya warga sekitar, warga dari luar kota juga datang kemari. Kalau sudah malam, anak tangga pemandian ini sudah tak nampak dan banyak warga yang jatuh jadinya,’’harap warga sekitar pemandian. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*