Laporan Dana Awal Kampanye Pemilukada Madina – Hidayat-Dahlan Siapkan Rp4 M

Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) HM Hidayat Batubara SE-Drs H Dahlan Hasan Nasution, menduduki peringkat atas pemilik dana awal kampanye tertinggi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina, menyebutkan, pasangan nomor urut 6 tersebut mencatat angka Rp4 miliar tepatnya 4.079.500.000.

“Angka untuk pasangan calon dengan nomor urut enam tersebut merupakan laporan dana kampanye awal yang diterima KPU,” kata Ketua KPU Madina, Jefri Antoni SH, kepada METRO, Senin (24/5).

Dirincikannya, untuk pasangan nomor urut 1, H Zulfarmin Lubis Ak-Ir H Ongku Sutan Nasution dana awal kampanye yang disampaikan sebesar Rp641 juta, pasangan nomor urut 2, H Aswin Parinduri-H Syarifuddin Lubis Rp73.500.000, pasangan nomor urut 3, Irwan H Daulay SPd-H Samad Lubis SE MM Rp169.354.250, pasangan calon nomor urut 4, Drs H Naharuddin Lubis-Drs H Nuraman Ritonga MSi Rp405 juta, pasangan nomor urut 5 DR Drs H Arsyad Lubis MM-Drs H Azwar Indra Nasution MM Rp300.379.000, dan pasangan nomor urut 7, H Indra Porkas Lubis MA-H Firdaus Nasution Rp 522.250.000.

“Untuk penyampaian laporan dana akhir kampanye tiap pasangan calon dilakukan tiga hari setelah berakhirnya masa kampanye,” sebutnya.

Disinggung soal laporan harta kekayaan tiap calon, Jefri menambahkan, sampai saat ini belum ada disampaikan KPK ke KPU Madina. Namun, sesuai aturan sebelum hari H sudah disampaikan ke KPU agar bisa dipublikasikan ke publik. (wan)

Baca Juga :  GM Pekopa Laporkan Dugaan Korupsi Rp 1 Miliar Dinas PU Sidempuan ke Polda Sumut

Dana Awal Kampanye Pasangan Calon Pemilukada Madina

Pasangan Dana

1. Zulfarmin-Ongku Rp641 juta

2. Aswin-Syarifuddin Rp73.500.000

3. Irwan-Samad Rp169.354.250

4. Naharuddin-Nuraman Rp405 juta

5. Arsyad-Azwar Rp300.379.000

6. Hidayat-Dahlan Rp4 miliar

7. Indra-Firdaus Rp522.250.000

Sumber: KPU Madina. http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Hidayat-Dahlan_Siapkan_Rp4_M

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*