Laporan Jumlah Honorer Banyak Tak Wajar

JAKARTA – Jumlah honorer tertinggal di Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah untuk kategori I berjumlah 18 orang. 12 orang di antaranya dinyatakan memenuhi kriteria, sisanya (6 orang) tidak menyatakan kriteria.

Data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan bahwa banyak daerah yang jumlah honorernya mencapai ratusan hingga ribuan orang. Jika dibanding dengan kabupaten/kota lainnya, jumlah honorer tertinggal di Sukoharjo masih wajar.
“Angka ini masih wajar, karena jumlahnya tidak terlalu banyak. Sebab banyak di daerah lainnya, jumlah honorernya masih ribuan. Padahal saat pendataan 2005 lalu, sudah tidak ada lagi honorer tertinggal,” ungkap Kepala Subbagian Publikasi BKN Petrus Sujendro, Sabtu (28/1).

Bila kategori I, Sukoharjo hanya mengoleksi 18 honorer, kategori II justru banyak. Tercatat, tenaga honorer kategori II berjumlah 1136 orang. Mereka nanti akan diangkat CPNS melalui tes sesama honorer tertinggal kategori II.

“Memang, rata-rata kabupaten/kota banyak mengajukan honorer tertinggal kategori II. Karena itu, data yang ada masih harus diperiksa lagi kebenarannya. Tapi itu nanti kalau PP-nya sudah ada,” ujarnya.

Sebelumnya, Asisten Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN&RB Nurhayati mengatakan, data honorer tertinggal hasil verifikasi dan validasi angkanya sangat besar. Logikanya, dikatakan tertinggal bila jumlah maksimal 100-an dan bukan ribuan. Sebab, data 2005 honorer yang diangkat CPNS hampir 1 juta otang.

BKN Enggan Umumkan Hasil Validasi
Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah melakukan verifikasi dan validasi honorer kategori I yang tertinggal. Namun hasilnya belum mau diumumkan karena masih menungggu pengesahan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Honorer Tertinggal menjadi Peraturan Pemerintah.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Kebakaran Cilacap Tak Ganggu Pasokan BBM

“Ya terpaksa data-datanya kita simpan dulu. Kalau RPP-nya sudah ditetapkan menjadi PP baru kita keluarkan dan umumkan ke masyarakat,” kata Kabag Humas BKN Tumpak Hutabarat yang dihubungi JPNN Sabtu (28/1). (esy/jpnn)

JPNN.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*