Ledakan di Kalimalang – Polisi Menjadi Target Teroris?

1402558620X310 Ledakan di Kalimalang Polisi Menjadi Target Teroris?
Petugas Laboratorium Forensik (Labfor) dari kepolisian memberikan tanda pada sisa ledakan yang terjadi di kawasan Pasar Sumber Arta Jalan Raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/9/2010). Ledakan berasal dari sebuah tas ransel yang dibawa seseorang berinisial AH (35) yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati. Dilokasi ledakan petugas menemukan serpihan paku dan pecahan pipa paralon.

Ledakan di depan pasar Sumber Artha, Duren Sawit, yang dilakukan seorang berinisial AH terjadi di belakang petugas polisi Ajun Komisaris Heri, Kanit Gaktur Lantas Resta Bekasi Kota. Ada dugaan, motif ledakan ini adalah menjadikan polisi sebagai target.

quote 1 Ledakan di Kalimalang Polisi Menjadi Target Teroris?

Mereka seperti memberi pesan, menunjukkan rasa ekspresi tidak setuju dengan apa yang terjadi pada teman-teman mereka.

quote 2 Ledakan di Kalimalang Polisi Menjadi Target Teroris?

“Saya curiga polisi yang menjadi target ledakan. Karena ledakan terjadi di dekat kantor polisi. Sebenarnya ini modus lama, hanya caranya dengan mengendarai sepeda,” kata Nasir Abbas, pengamat terorisme, saat dihubungi wartawan, Kamis (30/9/2010).

Dengan ditemukannya pesan tertulis yang dibawa pelaku AH, Nasir mengatakan, ini menyiratkan balas dendam. “Mereka seperti memberi pesan, menunjukkan rasa ekspresi tidak setuju dengan apa yang terjadi terhadap teman-teman mereka,” kata Nasir.

Namun, pesan tertulis ini bukanlah sesuatu yang baru. Nasir mengatakan, Noordin M Top dalam aksinya pernah memberikan pesan tertulis atau dalam bentuk rekaman. Penggunaan sepeda dan bom dalam tas juga bukan hal baru karena pemakaian bom dalam skala kecil pernah terjadi di Ambon dan Poso.

Tentang pelaku peledakan, Nasir mengatakan bisa saja ini dilakukan individu karena pelaku peledakan yang mengatasnamakan Osama bin Laden bisa individu yang melakukan. Namun, besar kemungkinan pelaku adalah bagian dari suatu kelompok. “Kalau individu sangat kecil kemungkinannya, soalnya mereka ada perakit dan eksekutornya,” katanya.

Baca Juga :  Prabowo Nomor Urut 1, Jokowi Nomor 2

AH pada pukul 08.00 membawa sepeda yang berisi bom rakitan dan meledak di depan pasar Sumber Artha, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Sebelumnya, polisi juga menjadi sasaran serangan orang-orang bersenjata yang diduga terkait kelompok teroris dengan penyerbuan ke Mapolsek Hamparan Perak, Deli Serdang, beberapa saat lalu.

Kompas.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*