Lelah Main Game, Ibu Bunuh Anak

Lelah bermain game, seorang ibu di Korea Selatan menjadi beringas hingga tega membunuh putranya yang baru berusia tiga tahun.

Illustrasi

Kim, ibu dengan dua orang putra ini, bermain game online selama 10 jam setiap harinya. Berdasarkan laporan dari para tetangganya, Kim membiarkan dua orang anaknya menangis berjam-jam, sementara dia asyik berkutat dengan game.

Dilansir Sydney Morning Herald dan dikutip detikINET, Minggu (26/12/2010), kepolisian wilayah Cheonan, Korea Selatan yang menangani kasus ini menyebutkan Kim memukul anak sulungnya lalu mencekiknya hingga tak bernyawa karena kesal mendapati si anak mengompol serta tak berhenti menangis.

“Dia mengatakan dirinya hampir gila karena begitu lelah setelah bermain game,” ujar salah satu petugas kepolisian.

Juru bicara itu menambahkan, Kim tergila-gila memainkan permainan kartu dan merawat hewan virtual. Wanita berusia 27 tahun ini terdeteksi mengalami kecanduan bermain game dan tidak pernah punya riwayat gangguan jiwa sebelumnya.

Dengan demikian, kasus ini kian menambah panjang daftar kasus akibat kecanduan bermain game di Korea Selatan.

Bulan lalu, seorang remaja berusia 15 tahun melakukan bunuh diri setelah membunuh ibunya. Motif pembunuhan dilakukan karena remaja tersebut kesal pada sang ibu yang kerap memarahinya jika asyik nge-game.

Mei silam, sepasang suami istri dihukum dua tahun penjara karena melalaikan bayi perempuan mereka hingga kekurangan gizi, demi mengasuh bayi virtual mereka di internet.

Baca Juga :  10 Pesawat Terburuk dan Teraneh yang Pernah Diciptakan

Dan Februari, seorang pria 32 tahun meninggal dunia karena kelelahan bermain game. Pria tersebut bermain game selama lima hari tanpa beristirahat dan melupakan kebutuhan akan makan dan minum. (detik,com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*