Lepas Landas 5 Menit, Pesawat Riau Airlines Diancam Bom

Chaidir Anwar Tanjung – detikNews

Illustrasi

Pekanbaru – Pesawat Riau Airlines (RAL) diancam bom pria tidak dikenal. Pesawat yang mengangkut 54 penumpang tersebut baru saja lepas landas 5 menit dari bandara Tanjung Pinang Kepulauan Riau (Kepri) menuju bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. “5 Menit terbang, kantor RAL di Cengkareng mendapat telepon dengan suara pria yang menyebutkan bahwa di pesawat RAL yang baru berangkat, sudah dipasang bom,” kata Emergency Coordinator Assistance RAL Pekanbaru, Kapten Heru Tri Perwiranto kepada wartawan, Selasa (16/3/2010). Kendati mendapat ancaman, pilot Mahmudin Abu Bakar memutuskan untuk meneruskan penerbangan. Hanya saja, setibanya di Soekarno-Hatta, penumpang langsung diamankan. 54 Penumpang diminta turun dengan meninggalkan barang kabin di pesawat. Parkir pesawat jenis BAe RJ 100 pun menjauh dari parkir pesawat lain dengan alasan keamanan. Kemudian, tim gegana menyisir pesawat dan memeriksa satu per satu. “Sekitar pukul 18.00 WIB tim gegana melakukan pemeriksaan pada seluruh pesawat dan seluruh jenis barang bagasi. Sampai saat ini (pukul 20.00 WIB-red) masih melakukan penyisiran,” kata Heru. (Ari/mad) Update……

Ancaman Bom Tidak Terbukti, Riau Airlines Kembali Beroperasi Chaidir Anwar Tanjung – detikNews

Jakarta – Ancaman bom ke pesawat Riau Airlines (RAL) oleh pria misterius tidak terbukti. Kepastian tersebut diperoleh setelah belasan tim Gegana Polda Metro Jaya menyisir pesawat yang diancam bom sekitar 2 jam di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

“Tim gegana sudah menyisir. Hasilnya tidak terbukti ada bom,” kata Direktur Utama PT RAL Teguh Triyanto saat dihubungi detikcom, Selasa (16/3/2010).

Menurut Teguh yang turut menyaksikan penyisiran, tim gegana memeriksa setiap barang bawaan penumpang. Tumpukan koper atau barang yang ada di bagasi dan kabin pesawat dipindai dengan alat khusus.

Sebelumnya, penumpang diturunkan terlebih dahulu di terminal bandara, sementara pesawat dialihkan ke tempat yang jauh dari parkir pesawat dan gedung-gedung.

“Nah setelah tidak terbukti ada bom, maka kita sudah bisa beroperasi kembali,” ucap Teguh menyebut penerbangan besok (Jakarta-Natuna-Tanjung Pinang) berjalan normal.

Pesawat RAL dengan nomor penerbangan RIU 196 mendapat ancaman bom 5 menit usai lepas landas dari bandara Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri). Tetapi, pilot Mahmudin Abu Bakar yang membawa 54 penumpang memutuskan untuk tetap terbang hingga Jakarta. Setelah mendarat, tim gegana langsung menyisir pesawat dan memastikan tidak ada bom di pesawat.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*