Lima Bulan Bolos Kerja Bripka J Panggabean Dipecat

1606746932cd0222970bd2ecb7df2ad7d0096f9c Lima Bulan Bolos Kerja Bripka J Panggabean Dipecat
Bripka J Panggabean

SIDIMPUAN-Seorang bintara Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Bripka Jonni Panggabean diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat karena melanggar kode etik Polri, Senin (7/5). Yakni, tidak bekerja selama lebih lima bulan.

Kapolres Tapsel AKBP Subandriya SH MH selaku Inspektur Upacara (Irup) dalam acara pemecatan tersebut mengatakan, secara pribadi sedih harus menjadi atasan yang memecat anggotanya. Namun, karena segala sesuatu sudah dilakukan demi perbaikan kepada yang bersangkutan tidak juga berhasil, maka sesuai dengan surat perintah dari Kapoldasu, maka harus dipecat sebagai konsekuensi telah melanggar kode etik Polri.

Menurut Kapolres, acara ini dilakukan bukan untuk mempermalukan yang bersangkutan melainkan diharapkan jadi pelajaran kepada seluruh jajaran Polres Tapsel, untuk lebih menghargai Korps dan organisasi Polri dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai aturan hukum yang berlaku sebagai pengayom, pelindung dan penegak hukum di tengah-tengah masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Tapsel.

Apalagi, sambung Kapolres, tugas polisi sangat mulia, kemudian di tengah ekspetasi masyarakat yang tinggi terhadap kinerja polisi, maka diharapkan kepada seluruh jajaran Polres Tapsel untuk benar-benar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Bekerjalah dengan benar sesuai dengan tugas masing-masing, karena aturan dan mekanisme Polri itu pasti akan berjalan jika kita melanggarnya,” tegasnya.

Pada saat acara pelepasan seragam dinas polri ini, Jonni Panggabean tidak hadir. Hadir dalam upacara tersebut, Wakapolres, Kompol Zainuddin SAg, Kabag Sumda, Kompol Tongku Bosar Pane, kabag, kasat, Kapolsek, kanit dan seluruh jajaran Polres Tapsel.

Baca Juga :  Wakil Bupati Palas Buka Kejurda Tinju Junior/Youth dan Open Tournament Elite 2014

Sementara itu Kabag Sumda Kompol Tongku Bosar Pane menambahkan, Bripka Jonni Panggabean dipecat karena terbukt telah melakukan pelanggaran terhadap ketentuan pasal 14 ayat 1 huruf a PP RI Nomor 1 tahun 2003 , yaitu meninggalkan wilayah tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut sejak tanggal 30 Juni 2008 hingga 8 Januari 2009 selama 195 hari kerja.

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tapsel, kami harapkan agar tidak melayani yang bersangkutan, karena sudah bukan lagi anggota polri. Segala tindak-tanduknya tidak lagi menjadi tanggung jawab polri,” ucapnya. (phn)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*