Lima Warga Tapsel Diculik

www.metros-global.com

ABG Lima Warga Tapsel Diculik
Illustrasi

Perwakilan masyarakat Desa Persiapan Dusun Bina Sari Siais Tapanuli Selatan melaporkan penculikan terhadap lima warganya ke Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Jalan Brigjen Katamso Medan, Senin (1/3).

Kepada Kontras mereka melaporkan bermacam tindak kekerasan, intimidasi dan teror, hingga terjadinya aksi culik terhadap warga yang sampai saat ini tidak diketahui di mana rimbanya. Keras dugaan penculikan berkaitan dengan masalah  perambahan hutan.
Kelima warga yang diculik bernama M Arifin (42), Samsiadi (41), Ahmad Affandi (25), Rudi (22) dan Ramadhan (20), semuanya warga Desa persiapan Dusun Bina Sari, Tapsel.
Berdasarkan laporan yang diterima Kontras, teror yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) itu diduga dilakoni pihak PT Ondo Perkasa Makmur (OPM). Mirisnya, pihak perusahaan yang disebut-sebut telah merambah hutan (Illegal logging) itu diduga mendapat “beking” dari oknum Brimob Polres Padangsidimpuan dan Polres Tapsel.
Menurut M Nur Harapan, salah seorang keluarga yang diculik, dua orang warga telah dilepaskan petugas setelah sebelumnya mendapatkan ancaman. Yakni M Arifin dan Samsiadi. Sedangkan tiga lainnya belum diketahui rimbanya.
“Dua sudah dilepas dan tiga belum diketahui rimbanya. Kami mohon, pulangkan anak kami mati ataupun hidup dan di mana kuburnya,” harap M Nur kepada wartawan, Senin (1/3) di kantor Kontras.
Hal senada dikatakan Murnif Hutasuhud. Bahkan pria berkulit gelap ini sempat menyebut nama Rahudman yang bertanggungjawab atas kerusakan hutan disana, semasa calon walikota periode 2010-2015 ini menjabat sebagai Sekda. “Rahudman bertanggungjawab semasa dia menjabat Sekda,” ujarnya.
Kordinator KOntras Diah Susilowati, mengaku, akan menindaklanjuti laporan warga ke kantornya tersebut. Diharapkan pihak Polres setempat dan Polda Sumut merespons atas keluhan masyarakat itu. “Kita akan mendesak pihak kepolisian untuk menindaklanjuti keluhan warga tersebut,” katanya.
Kapolres Polres Tapsel AKBP Subandria dikonfirmasi melalui Lakhar Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, mengaku, para warga bukan diculik melainkan diamankan karena melakukan perusakan dan semuanya telah dipulangkan.
“Semuanya hanya diamankan dan sudah dipulangkan,” kata MP. Ditambahkannya, untuk anggota Brimob yang berjaga di kawasan tersebut memang merupakan permintaan PT OPM yang merasa terusik oleh warga.
Ditambahkan MP, terkait adanya laporan tentang perambahan hutan dilakukan PT OPM, hingga saat ini belum ada laporan ke polisi. “Belum ada laporan,” akunya.

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google Lima Warga Tapsel Diculik facebook Lima Warga Tapsel Diculik twitter Lima Warga Tapsel Diculik linkedin Lima Warga Tapsel Diculik email Lima Warga Tapsel Diculik print Lima Warga Tapsel Diculik

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*