Limbah Tambang Emas Martabe Diklaim Aman

Sosialisasi hasil evaluasi kualitas air sisa proses dan purnabakti Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Sisa Proses Periode 2013- 2015, Senin (15/6). (medanbisnis/ikhwan nasution)

Tapsel. Limbah tambang emas Martabe Batangtoru disebut aman atau di bawah ambang. Limbah disebut aman dari pemantauan tim terpadu pemantau kualitas air sisa proses periode 2013- 2015. “Selama dua tahun kami telah melakukan tugas memantau dan melakukan pemeriksaan terhadap air sisa proses limbah tambang emas martabe. Kami pastikan sejauh ini tidak ada limbah yang dikhawatirkan masyarakat setelah masuk pada sungai Batangtoru,” ujar Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Aldinz Rapolo Siregar ST yang menjabat sebagai Ketua Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Sisa Proses Tahun 2013-2015.

Sosialisasi digelar di Terminal Tambang Emas Martabe terkait hasil evaluasi kualitas air sisa proses, Senin (15/6), Rapolo Siregar, mengucapan terima kasih kepada tambang emas Martabe, karena perusahaan tersebut mematuhi dan tetap berkomitmen menjaga lingkungan.

“Saya menilai sangat sukses. Terimakasih buat tambang emas Martabe yang telah berkomitmen baik menjaga lingkungan,” katanya sambil mengatakan kepada Camat Batangtoru agar secepatnya membentuk kembali tim terpadu pemantau kualitas air sisa proses sehingga tidak terjadi kekosongan.

Dikatakan selama ini tim terpadu tersebut berasal dari tokoh yang dipercaya masyarakat lingkaran tambang dengan jumlah 15 orang. “Kepada camat diminta untuk membuka penjaringan Tim Terpadu yang baru. Merekrut 15 orang perwakilan desa agar tidak menjadi bola panas bagi kita,” kata Rapolo.

Baca Juga :  Stok Beras di Tabagsel Aman, Madina Terbanyak Utang Raskin

Perwakilan manajemen, W Tambunan, mengatakan PT AR menyambut semua dan menghargai konstribusi yang dilakukan selama dua tahun ini. “Hal yang sangat penting bagi perusahaan kami dan siap untuk memperhatikan lingkungan sekitar,” katanya.

Profesor Tanala Barus, mengatakan sosialisasi hasil evaluasi kualitas air sisa proses selama dua tahun ini banyak yang sudah dilakukan untuk menjaga lingkungan.

“Eksploitasi yang kita lakukan dengan komitmen di dalam menjaga kualitas lingkungan dan sampai saat ini terjaga. Kita tidak melihat adanya pencemaran yang merusak lingkungan. Semoga komitmen ini tetap di jaga dan lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.

Camat Batangtoru Raja Nasution, mengatakan, tim yang akan dibentuk tentunya melibatkan masyarakat dengan dipimpin kepala desa sehingga hasil yang diperoleh ril dan transparan.


MedanBisnis – ikhwan nasution

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*