Lindungi Aset Budaya Indonesia, SMPN 4 Padang Bolak Terapkan Pakai Batik

SMP Negeri IV Padang Bolak, Jalan Raya Gunung Tua-Padang Sidempuan, Desa Siunggam, mulai menggalakkan pemakaian baju batik untuk melindungi aset budaya Indonesia. Setiap Jumat dan Sabtu, baju batik wajib dikenakan guru dan seluruh siswa.

Kepala SMP Negeri 4 Padang Bolak H Makmur Daulay, SPd, MSi mengungkapkan pada METRO, kewajiban menggunakan baju batik, agar seluruh siswa belajar mencintai aset budaya negeri sendiri. Diharapkan, kecintaan terhadap produk negeri sendiri akan tumbuh di hati siswa dan akan menurun pada generasi penerus selanjutnya.

” Kita sudah mengintruksikan seluruh anggota dewan guru dan siswa agar memakai baju batik setiap hari Jumat dan Sabtu. Ini sebagai bentuk dukungan kita sebagai pendidik dan anak didik atas keberhasilan pemerintah mendapatkan pengakuan aset budaya dari UNESCO,”katanya, kemarin (2/12) di ruangannya.

Pengakuan dan pengukuhan batik sebagai warisan budaya Indonesia, ujarnya, menunjukkan harga diri bangsa Indonesia tidak bisa dipermainkan oleh bangsa lainnya. “Batik sudah menjadi warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia. Kita patut mensyukuri dan menjunjung tingginya dengan cara menggalakkan pemakaian baju batik di setiap kerja,”imbuhnya. Beberapa guru dan siswa saat ditemui METRO, mengaku sangat senang dengan digalakkannya pemakaian baju batik bagi guru dan siswa setiap hari Jumat. dan Sabtu. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Unit SIM Polresta Padangsidimpuan Resmi Beroperasi

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*