Listrik padam sampai 11 jam, Sipirok bagaikan kota mati

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 2 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan besar sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Sipirok – Suasana gelap gulita, itulah yang terjadi saat listrik padam. Di Sipirok, Kabupaten Tapsel, listrik mengalami pemadaman 11 jam.

Terhitung sejak pukul 21.00 Wib Selasa (23/8) hingga, pukul 8.00 Rabu (24/8), jasa penerangan milik negara ini belum juga memberikan tanda pelayanan. Ibukota Kabupaten Tapsel tersebut, bagaikan kota mati, akibat padamnya listrik semalam suntuk.

Pemadaman secara tiba-tiba ini membuat pelanggan mencak-mencak. Sebab, petugas, dinilai tidak mampu memberikan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat, khususnya pelanggan. Memang seharian, angin bertiup begitu kencang. Dan diduga, jaringan mengalami gangguan, sehingga adanya pemadaman.

”Sebelum mati total, sudah berulang kali hidup mati. Mungkin ini akibat, adanya gangguan alam. Karena angin begitu kencang, ditambah gerimis. Tetapi kita heran, mengapa tidak dilakukan langkah antisipasi, jauh sebelumnya,” ungkap Jumadil Awal (40) salah seorang warga.

Lampu teplok dan lilinpun jadi andalan bagi warga. Bagi yang memiliki generator setting (genset) memang sedikit lebih terang, namun harus mengeluarkan biaya tambahan membeli BBM.

Hal senada juga dikatakan Parman (34). Bagi mereka, pemadaman listrik tersebut, semakin melengkapi kesenyapan ditengah malam yang bergerimis dan angin ribut saat itu. Anak-anak sekolah dipastikan tak belajar maksimal.

Baca Juga :  "Tak Banyak yang Panggil Saya Monyet"

“Kedepan, kita berharap petugas lebih memperhatikan, jaringan yang berpotensi terhadap gangguan. Kalau kita telat bayar listrik, mereka langsung putus. Makanya harus diimbangi juga dengan pelayanan,” terang warga.

Namun, pihak PLN belum bisa dimintai keterangan, tentang penyebab pemadaman tersebut. (ran /metrotabagsel.com)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*