Longsor Tapsel, Jalinsum Macet

SAYUR MATINGGI – Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) di Desa Silaiya, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), macet total hingga tujuh kilometer akibat longsor.

Bongkahan tanah tiba-tiba longsor dari bukit dan menutupi badan jalan, saat hujan turun lebat sejak siang. Hingga saat ini belum satupun kenderaan yang bisa bergerak menuju Panyabungan maupun Kota Padangsidimpiuan.

Kapolres Tapsel, AKBP Subandriya, membenarkan kejadian itu. “Sampai sekarang kami masih di lokasi,” katanya, pagi ini.

Menurut Kapolsek, pihaknya sedang memikirkan bagaimana alternatif agar arus lalu lintas bisa bergrak walaupun lamban. “Kita berencana melewatkan kenderaan satu per satu dari arah bergantian,” ujarnya.

Sementara Tonang Hasibuan, warga Silaiya, mengatakan longsor terjadi menjelang Maghrib. Hingga  Isya badan jalan masih tertimbun longsoran tanah.

“Sampai sekarang belum ada alat berat untuk membersihkan badan jalan, macet sudah mencapai tujuh kilometer dari arah Panyabungan dan arah Padangsidimpuan. Lokasinya di sekitar Rumah Makan Roda Baru,” ungkapnya.

Sedangkan Wakil Bupati Tapsel, Aldinz Rapolo, mengatakan akan segera memerintahkan Dinas PU untuk menurunkan alat berat ke lokasi.

Untuk diketahui, lokasi longsor itu berjarak sekira 25 kilometer dari Padangsidimpuan atau sekitar 51 kilometer dari Panyabungan. Posisinya sekira satu kilometer dari objek wisata pemandian Aek Sijornih. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  750 Peserta Ikuti Kejuaraan Wisata Candi Portibi

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*