Loyalitas SKPD Terhadap Bupati Tapsel Diragukan

DPRD Tapanuli Selatan meragukan loyalitas para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terhadap komitmen Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu dalam membangun daerah itu lima tahun ke depan.

“Sebenarnya kita sudah bisa merasakan dan membuktikannya,” kata Ketua Rapat Gabungan Komisi I dan II DPRD Tapsel Armansyah Nasution.

Karenanya, Komisi I dan II DPRD Tapsel berharap kepada Bupati Syahrul M Pasaribu agar melakukan peninjauan ulang atas pelantikan dan penyerahan SK pengangkatan pejabat di Tapsel.

Ditanya apa saja bukti yang sudah dirasakan DPRD atas tidak loyalnya para pimpinan SKPD kepada Bupati Tapsel, Arman mencontohkan, pada rapat-rapat dewan yang pokok pembahasannya menyentuh langsung terhadap kepentingan masyarakat luas, para pimpinan SKPD itu sering tidak hadir walaupun sudah diundang.

“Seperti halnya pembahasan masalah tanah ulayat masyarakat Desa Muara Upu, Kecamatan Muara Batang Toru, seluas 320 hektare yang diduga diserobot PT MIR. Pimpinan SKPD yang diundang selalu tidak datang, dan sudah tiga kali rapat dibatalkan,” katanya.

Menurutnya, pada rapat Senin (24/1), Senin (7/2), dan Rabu (16/2), pihaknya telah mengundang Kadis Kehutanan, Kabag Hukum, dan untuk yang terkahir juga mengundang Kabag Pertanahan. Namun tidak mau hadir.

Padahal kehadiran para pimpinan SKPD itu sangat menentukan bagi kesimpulan rapat gabungan Komisi I dan II tersebut. Pihaknya juga sangat kecewa kepada Badan Pertanahan nasional (BPN) Tapsel yang seolah sepakat dengan pimpinan SKPD Tapsel untuk tidak mau menghadiri rapat.

Baca Juga :  Jalur Sibolga-Tapsel Bakal Diusul jadi Jalan Nasional

Terkhusus bagi BPN Tapsel, pihaknya akan meminta bantuan aparat penegak hukum untuk melakukan pemanggilan paksa. Karena hal ini diperbolehkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.16 tahun 2010.

Adapun persoalan tentang tanah ulayat ini adalah, warga Desa Muara Upu mengaku tanah seluas 320 Ha milik ulayat mereka telah dicaplok PT MIR yang memiliki Hak Guna Usaha (HGU) seluas 5.523 di wilayah itu. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*