LSM Perwammi Menduga Ada Oknum BKD Terlibat Manipulasi Data K2

Palas | Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perwammi Padang Lawas (Palas)menduga ada oknum pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palas terlibat manipulasi data persyaratan peserta seleksi CPNS dari honorer Kategori II (K2).

Oknum tersebut adalah W Hasibuan yaitu mantan Kabid Pengawasan dan Pembinaan Pegawai yang juga waktu itu sebagai Ketua
Sub Tim Penerimaan CPNS Kabupaten Palas 2014.

“Kita menduga ada oknum Badan Kepegawaian Daerah terlibat dalam manipulasi data tenaga honorer kategori 2, inisialnya W Hasibuan. Dan Kepala Badan Kepegawaian juga harus turut bertanggungjawab,” kata Ketua Perwammi Palas Iwan Rio Lubis, Jum’at (10/10/2014).

Dijelaskannya, bahwa cara oknum tersebut dalam memanipulasi data antara lain, dengan menambah umur didalam rekap honorer K2, dan tidak sesuai lagi dengan tanggal lahir dalam ijazah. Kemudian honorer yang bukan diangkat pada tahun 2005. Dan pertambahan peserta CPNS dari K2 yang tidak terdaftar dalam Daftar Nominatif Honorer K2 Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Palas Tahun 2010.

Kata Iwan Rio, misalnya, Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Sekretariat Daerah Kabupaten Palas berinisial TH, yang diduga sengaja ditambah umurnya, hal itu dilakukan untuk memenuhi persyaratan.

“Mentuakan umur di dalam rekap tenaga honor K2, tidak sesuai lagi dengan tanggal lahir ijazah. Lebih tua direkap,” jelas Iwan Rio.

Ditambahkan, LSM Perwammi sudah menyurati BKD Palas untuk mengklarifikasi dugaan manipulasi data tenaga honor K2. Akan tetapi pihak BKD Palas belum menjawab klarifikasi tersebut.

Baca Juga :  Polisi salah sisir, warga Madina dianiaya

“Kita sudah membuat surat klarifikasi kepada BKD, akan tetapi belum ada jawaban,” ujarnya.

Kemudian sebutnya, mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Palas memperbaiki data tenaga honorer K2 tersebut sesuai dengan peraturan yang ada, dan memperhatikan LSM Perwammi Palas yang telah menyampaikan temuannya tentang adanya dugaan manipulasi data.

Menanggapi adanya issu, Kolam Renang objek Wisata Aek Milas Paringgonan merupakan hasil KKN dari manipulasi data honorer K2. Iwan Rio tidak berani mengomentarinya, karena sepengetahuannya itu merupakan patungan dari beberapa investor, dan pengelolanya adalah W Hasibuan.

W Hasibuan yang dikonfirmasi via telepon seluler ke nomor 081264966xxx, ternyata teleponnya tidak pernah aktif, mungkin sudah ganti nomor.

/Sahat Gemayel Lubis

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*