Lulus Di Dua Tempat, 3 CPNS Palas Mundur

Sebanyak tiga pelamar CPNS Kabupaten Padang Lawas formasi tahun 2010 yang dinyatakan lulus ujian, memilih mundur. Ketiga pelamar tersebut sudah membuat surat pernyataan pengunduran diri beberapa waktu lalu yang disampaikan ke BKD Palas. “Ketiganya mengundurkan diri karena lulus CPNS (calon pegawai negeri sipil) di dua tempat, yakni di Kabupaten Palas dan Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Namun ketiganya memilih di Rokan Hulu. Tiga pelamar tersebut asal Kabupaten Rokan Hulu,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Hamzah Hasibuan ketika dihubungi METRO melalui telepon selularnya, Selasa (22/2).

Diutarakan Hamzah, meski tiga CPNS tersebut mengundurkan diri, tidak akan dilakukan penyisipan tiga CPNS di bawahnya. Dalam artian, tiga kursi di formasi CPNS yang lulus itu tetap kosong. “Formasi ketiga pelamar yang lulus tersebut adalah Formasi Teknik,” tukasnya sembari mengatakan tidak ingati nama tiga pelamar tersebut..

Diungkapkan Hamzah, surat keputusan (SK) pengangkatan CPNS Palas formasi tahun anggaran (TA) 2010 yang dinyatakan lulus, saat ini sedang diproses pengurusannya di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat. Begitu juga dengan Nomor Induk Pegawai (NIP) para CPNS tersebut masih diurus karena belum turun hingga saat ini. “Kita saat ini sedang mengurus SK CPNS Palas yang berjumlah 355 orang dari sebelumnya 358 (tiga CPNS mengundurkan diri, red) ke Jakarta. Kita berusaha dalam waktu dekat ini SK CPNS tersebut turun dari BKN Pusat agar diserahkan kepada CPNS yang lulus TA 2010 lalu,” ujar Hamzah.

Baca Juga :  Tak Hadiri Rapat - Kakan LH Paluta Kembali Cueki DPRD

Kamis, SK CPNS Paluta Diserahkan
Sementara itu sekitar 313 CPNS Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang dinyatakan lulus tahun 2010, akan menerima SK pengangkatan CPNS pada Kamis (24/2). “Insya Allah jika tidak aral melintang, sesuai arahan dan jadwal Bupati Paluta Bachrum Harahap, dipastikan Kamis (24/2) besok, SK pengangkatan CPNS yang dinyatakan lulus tes seleksi pada perekrutan tahun 2010 akan diserahkan,” kata Kepala BKD Paluta Drs H Mora Harahap melalui Kabid Penerimaan dan Perencanaan (Penram) Lairar Rusdi Nasution kepada METRO, Selasa (22/2).

Disebutkan Rusdi, saat ini pihaknya sedang melakukan pekerjaan ekstra untuk mempersiapkan penyerahan SK. Sebab, mereka yang dinyatakan lulus akan langsung menerima SK dan penempatan atau tempat tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Lebih lanjut dikatakannya, saat pembagian SK, peserta pria diwajibkan memakai pakaian Korpri lengkap. Yaitu, seragam Korpri lengan panjang dipadu celana warna biru tua atau biru dongker, sepatu hitam, topi Korpri, dan memakai papan nama. Sedangkan peserta wanita mengenakan seragam Korpri dipadu rok warna biru tua atau biru dongker, sepatu hitam, topi Korpri, dan memakai papan nama serta memakai jilbab bagi yang muslim. “Para peserta diwajibkan hadir Kamis (24/2) pagi sekira pukul 08.00 WIB di halaman Kantor Bupati Paluta, jalan lintas Gunung Tua-Padangsidimpuan. Dan pada saat penyerahan SK Kamis (24/2) besok, peserta wajib memakai pakaian Korpri,” pungkasnya. (amr/thg/dans) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Akibat Musim Badai Tangkapan Ikan Nalayan Natal Menurun

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*