Luncurkan KanalTV, KPK Masifkan Pesan Antikorupsi

KPK meluncurkan salah satu media komunikasi, Kanal TV berbasis streaming di Kota Tua, Jakarta (Dok Sindonews/Sabir Laluhu)

JAKARTA – Pagi di Jakarta begitu cerah. Detak aktivitas warganya mengiringi mentari pagi di seantaro wilayah. Di bilangan Kota Tua, ada sejarah baru yang dicipta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tepat pada perayaan dirgahayu Republik Indonesia ke-69.

Lembaga antikorupsi itu meluncurkan salah satu media komunikasi, Kanal TV berbasis streaming. Kanal ini melengkapi basis media milik lembaga berusia hampir 11 tahun tersebut.

Satu tahun lalu di tanggal yang sama sudah diluncurkan Kanal Radio KPK streaming di Bunderan Hotel Indonesia (HI). Kemeriahan dan gegap gempita perayaan kemerdekaan menjadi salah satu menu yang bahkan disiarkan langsung dalam materinya.

KPK sadar betul, keberadaan media menjadi medium dari sebuah manifestasi atas pemberantasan korupsi baik penindakan maupun pencegahan.

Di tengah hiruk pikuk pekik kata merdeka, tiga pimpinan KPK, Abraham Samad, Bambang Widjojanto, dan Adnan Pandu Praja, Juru Bicara KPK Johan Budi SP, para direktur, dan jajaran KPK membaur dan menyatu dengan warga Jakarta untuk merayakan peluncuran tv tersebut. Beberapa pengunjung bahkan berfoto bersama dengan beberapa pimpinan KPK dan juru bicara KPK.

“Kenapa TV dilaunching? Kalau TV, masyarakat lebih mudah melihat ketimbang membaca. TV diharapkan lebih efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kita. Kaitan dengan radio (Kanal Radio) dan lainnya, kita harapkan pesan-pesan itu bisa kita sampaikan ke masyarakat,” kata Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Adnan Pandu Praja di sela-sela acara di Kota Tua, Jakarta, Minggu (17/8/2014).

Pernyataan Adnan pun diamini Bambang. Menurutnya Kanal TV ini tujuannya untuk melengkapi instrumen komunikasinya KPK. Jangan lupa selaian instrumen Majalah Integrito dan Radio, masih ada juga media sosial (medsos) KPK.

Baca Juga :  Angin Kencang di Yogya Tewaskan 1 Orang

“Twitter kita sudah followernya itu 960.000. Facebooker kita udah di atas satu juta. Yang meng-gate (membuka) portal KPK itu juga di atas 20 juta, di portal kita. Jadi ini (Kanal TV KPK streaming) melengkapi apa yang ada (sebelumnya),” ucap Bambang di tempat yang sama.

Selain jajaran KPK, acara launching dihadiri oleh sejumlah kalangan mulai dari pejabat, camat, kejaksaan agung, kepolisian, komunitas pendongeng, komunitas radio se-Indonesia, sineas, perwakilan Hivos Indonesia, hingga petinggi Google Indonesia.

Beberapa di antaranya, Kapuspen Kejaksaan Agung Tony Tribagus Spontana, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sineas Lola Amaria, beberapa camat, Kepala Museum Fatahillah.

Dalam peluncuran tv ini, sejumlah stand dibuka. Seperti, KanalTV KPK, Museum Fatahillah, area anak, dan Perpustakaan Masyarakat Jakarta (Permata). Di area kota tua juga, KPK menggelar sejumlah lomba, seperti balap kelereng dan balap bakiak.

Sebelum launching secara resmi dilakukan Kanal TV KPK bahkan menyiarkan secara langsung dongeng anak yang diceritakan Kakak Ario yang memiliki nama asli Mochamad Ariyo Faridh berkolaborasi dengan komunitas Gerakan Jakarta Bercerita Antikorupsi (Gejaber-Aksi).

Para anak usia dini itu antusias mendengarkan cerita dengan disaksiksikan para pimpinan KPK dan pengunjung. Tepat pukul 09.55 WIB atau bertepatan dengan pembacaan Naskah Proklamasi 69 tahun silam, KPK pun menyiarkan langsung. Suara khas Presiden I RI Soekarno (Bung Karno) menggema disertai teks Proklamasi.

KPK pun menggelar dua dialog yang disiarkan langsung baik di Kanal Radio mapun Kanal TV yang diisi masing-masing tiga pembicara dengan moderator Ivy Batuta. Dialog dengan tema “Penggunaan Media dan Teknologi Informasi dalam Advokasi/Kampanye Antikorupsi” diisi narasumber Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bambang Widjojanto dan Lola Amari.

Baca Juga :  Istri Saipul Jamil Meninggal di Lokasi Kecelakaan, Kondisi Tubuh Tergencet

Di sesi kedua, dialog  “Mendorong Partisipasi Publik melalui Ide Kreatif” diisi oleh Adnan Pandu Praja bersama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (langsung dari Bandung) dan Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini (langsung dari Surabaya).

Panggung utama makin ramai saat sejumlah hiburan disuguhkan seperti Band Simponi, akustik, keroncong, dan alunan musik dari Pujiono sang alumnus Indonesian Idol RCTI. Apalagi dua pembawa acara Arie Dagienkz dan Soleh Solihun menyertainya dengan banyolan dan canda ringan.

Para pengunjung makin tertarik kala dua pimpinan KPK yakni Abraham dan Bambang, naik ke atas panggung menemani Pujiono dan komunitas keroncong membawakan lagu. Keduanya asik masyuk dan terbuai sembari menggerakan bibir ikut bernanyi “Sajojo” dan “Manisnya Negeriku”. Bahkan keduanya ikur bernyanyi disertai goyangan badan dan siulan.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*