Madina Masih Butuhkan Bidan Desa

Panyabungan, (Analisa)

bidan Madina Masih Butuhkan Bidan DesaPemerintah Kabupaten Mandailing Natal hingga saat ini masih membutuhkan tenaga bidan desa terutama untuk pencapaian program penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita mengingat dari jumlah desa yang ada hingga saat ini masih banyak desa yang belum memiliki tenaga bidan.

Bupati Madina Amru Daulay SH diwakili Asisten IV Pemkab Madina Zulkarnaen Siregar SH menyampaikan hal itu pada acara Capping Day Akademi Kebidanan Armina Centre dan Akademi Kebidanan Namira Panyabungan,di Gedung Serbaguna Desa Parbangunan Panyabungan, Sabtu (13/3) kemarin.

Diungkapkan, tenaga kesehatan merupakan profesi yang mulia di tengah-tengah masyarakat dan sangat dibutuhkan. “Lulusan Akbid Armina Centre dan Namira Madina nanti akan terserap dalam pendayagunaan kekurangan bidan yang ada di seluruh wilayah Madina ini,” ujarnya.

Keberadaan Akbid Armina Centre dan Namira Madina yang telah berperan aktif dalam mencetak lulusan tenaga kesehatan dalam rangka untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap Akbid Armina Centre dan Namira Madina dapat tetap bersahaja dan maju dalam mengatasi setiap permasalahan yang muncul untuk memajukan pendidikan tenaga kesehatan,

Sebelumnya Ketua Yayasan Akbid Armina Centre dan Namira Madina H.Ahmad Hot Lubis MM menyampaikan keberadaan akademi kebidanan di Madina sejak awal berkomitmen untuk membantu masyarakat Madina dalam meningkatkan derajat kesehatan serta membentuk tenaga kesehatan yang profesional yang beriman dan bertaqwa.

Baca Juga :  Longsor dan Kena Racun Zat Asam, 4 Penambang Tewas di Madina

“Acara capping day merupakan pemasangan cap, acara ini sendiri merupakan seremonial untuk mengenang tokoh perintis keperawatan yaitu Florence Migtingale hal ini dilaksanakan agar peserta didik ataupun mahasiswa mencontoh keteladanan tokoh keperawatan tersebut,” ungkapnya.

Pihaknya berjanji tetap berkomitmen membantu pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan di tengah-tengah masyarakat Madina dengan menciptakan tenaga kesehatan yang memilki sumber daya manusia bidang kesehatan yang lebih profesional.

Orangtua salah seorang mahasiswa Adnan Lubis menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh staf akademik Akbid Armina Centre dan Namira Madina yang telah mendidik putra-putra madina terutama pada bidang ilmu kesehatan khususnya kebidanan.

“Adanya pendidikan kebidanan di Madina merupakan ketulusan pihak yayasan Armina centre dan Namira Madina untuk memajukan pendidikan kesehatan khususnya di Madina, saya berharap agar seluruh Mahasiswa yang di Armina Centre maupun Namira Madina untuk lebih tekun untuk mencari ilmu agar nantinya ketika melayani masyarakat lebih terampil dan cekatan,” kata Adnan. (sah)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*