Madrid Tuding UEFA Tak Konsisten

Direktur Umum Real Madrid, Jorge Valdano, menilai, jika UEFA konsisten dengan peraturan mereka sendiri, maka tak seharusnya ada penyelidikan terhadap insiden kartu kuning kedua yang diterima dua pemainnya, Xabi Alonso dan Sergio Ramos, pada laga fase Grup G Liga Champions melawan Ajax Amsterdam, yang berakhir 4-0 untuk Madrid, Selasa lalu.

Sergio Ramos menerima kartu merah

Alonso dan Ramos menerima kartu kuning kedua pada sekitar lima menit terakhir pertandingan itu. Sanksi diberikan karena keduanya dinilai sengaja mengulur-ulur waktu mengeksekusi bola mati.

Mengingat Madrid dipastikan lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup, meski masih memiliki satu laga sisa, sejumlah kalangan menilai kedua pemain itu sengaja membuat diri mereka diusir supaya bisa tampil di babak 16 besar dengan keadaan “bersih”.

UEFA kemudian menyelidiki dugaan tersebut dan menjadikan pelatih Jose Mourinho, kiper Iker Casillas, Jerzy Dudek, Alonso, dan Ramos sebagai tersangka.

Menurut Valdano, ulah Ramos dan Alonso pernah dilakukan pemain lain.  Ia pun menilai UEFA tidak konsisten, karena sementara dua pemainnya dihukum, pemain lain tidak.

“Saya tak bisa menyebutkan secara detail, tetapi ada banyak pemain yang melakukan hal serupa yang dilakukan Alonso dan Ramos, tetapi tidak dihukum,” ujar Valdano.

“(Gelandang Lyon) Juninho dijatuhi sanksi denda. Zlatan Ibrahimovic dan Water Samuel, ketika masih di Inter, juga melakukan hal serupa. Tak ada alasan untuk mengatakan (pemberian kartu dan penyelidikan) berdasar kepada regulasi,” tambahnya. (kompas.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  PSMS Menawar Kontrak Ahmad Maulana Rp. 60jt

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*