Mahasiswa dan Aktivis Kembali Mendemo Kantor Walikota Padangsimpuan

Aksi demo Ke kantor Walikota Kembali di suarakan. Kamis, 6/2/2020. Aksi demo itu bentuk protes terhadap dugaan perambahan hutan yang di lakukan oleh Wali Kota Padangsidimpuan (Irsan Efendi Nasution). Dugaan perambahan hutan itu di lakukan di Desa Batang Tura Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).FB IMG 1580976900604 Mahasiswa dan Aktivis Kembali Mendemo Kantor Walikota Padangsimpuan

Aksi protes ini sudah berjalan berkali – kali / Jilid demi jilid sejak bergulirnya kasus dugaan perambahan hutan yang di duga di lakukan Walikota Padangsidimpuan (Irsan). Bung Rambe (Sahminan Rambe) dan rekan – rekan menyebutkan,Walikota Padangsidimpuan di duga membuka kawasan hutan Negara (Produksi) tampa di lengkapi legalitas resmi dari pemerintah.Yang bikin Parah nya lagi, alat berat backhoe yang di pakai Walikota Padangsidimpuan (Irsan) Milik Pemko Padangsidimpuan dan backhoe tersebut sempat di Police Line Polres Tapsel.

Aksi demo yang di jalankan jilid demi jilid, setiap hari kamis ini oleh bung Rambe dan rekan – rekan untuk meminta penjelasan dan klarifikasi atas dugaan perambahan hutan, yang di duga di lakukan Wali Kota Padangsidimpuan,dan Walikota Padangsidimpuan tidak pernah sekalipun mau hadir dan memberi klarifikasi.

Dan demo Kali ini banyak mengundang para senior – senior wartawan /aktivis Kota Padangsidimpuan ikut angkat bicara di depan Kantor Walikota , Supaya Walikota mau memberikan Klarifikasi atas bergulir nya kasus Perambahan Hutan Negara (Produksi).FB IMG 1580978461341 Mahasiswa dan Aktivis Kembali Mendemo Kantor Walikota Padangsimpuan

Baca Juga :  Awas...! Aek Latong Masih Rawan Longsor & Macet

Aksi demo sempat memanas saat bung Rambe (Syahmin Rambe), menerobos portal yang dijaga Satuan PamongPraja Kota Padangsimpuan.Dan tim dari wartawan dan aktifivis kota Padangsidimpuan pun membentuk tameng menghantar kan bung rambe menuju depan pintu kantor Walikota Padngsidimpuan untuk menyampaikan aspirasinya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 bulan yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*