Mahasiswa dan Pelajar Madina Desak Polda Sumut Tuntaskan Kasus DHN

Aksi AMP-MADINA di Mapolda Sumut. (medansatu.com/mira)
Aksi AMP-MADINA di Mapolda Sumut. (medansatu.com/mira)

Medan – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pelajar Mandailing Natal (AMP-MADINA) ketika menggelar unjukrasa di depan Mapolda Sumut, Jalan SM Raja, Medan, Rabu (14/9/2016).

Dalam aksinya, para pengunjukrasa menggelar orasi dan membentang spanduk warna kuning berisi tuntutan mereka, yakni mendesak Polda Sumut segera menuntaskan pemeriksaan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan pejabat di Madina, DHN.

“Kami meminta Pak Kapolda Sumut agar segera melakukan gelar perkara dugaan penipuan dan penggelapan terhadap warga Madina, Tajuddin Pardosi, yang sudah dilaporkan ke Polda Sumut,” kata Koordinator Aksi AMP-MADINA, Muda Rizki Siregar, dalam orasinya.

Mereka juga meminta penyidik Polda Sumut mengusut tuntas penggunaan uang Rp 700 juta yang dipinjam DHN dari Tajuddin Pardosi. Pasalnya ada dugaan uang tersebut digunakan untuk kepentingan politik. “Ini perlu dipertanyakan,” teriaknya.

Sebelumnya diberitakan, status hukum DHN dalam kasus ini tinggal menunggu gelar perkara. Sebab, alat bukti dan keterangan saksi sudah lengkap.

“Saksi korban dan saksi terlapor sudah diperiksa, alat bukti juga sudah lengkap, tinggal menunggu hasil gelar perkara saja nanti,” kata Kasubdit II/Harda-Bangtah Polda Sumut, AKBP Frido Situmorang, Kamis lalu (25/8/2016).

Namun Frido belum bisa menentukan DHN akan ditetapkan tersangka atau tidak, meski alat bukti dan keterangan saksi sudah cukup. (mira)

Baca Juga :  Pemko Padangsidimpuan Terima Rp17 M, Dana untuk Masyarakat Miskin

MEDANSATU.COM

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 3 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*