Mahasiswa Desak BPK Audit Keuangan Pemkab Palas

Badan Pemeriksa keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Utara diminta berperan aktif untuk melakukan pemeriksaan keuangan untuk mengungkap penyalahgunaan uang negara di Pemkab Padanglawas (Palas).

BPK Sumut sebaiknya segera turun ke Padanglawas dan melakukan audit terhadap penggunaan keuangan Pemkab yang diduga kuat telah terjadi tindak pidana korupsi terkait proyek multi year, pembangunan prsarana dan sarana, yang sampai kini terkesan tidak jelas.

Demikian ditegaskan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Padang Lawas (Gema Padanglawas) Ansor Harahap didampingi Sekjend Ahmad Habibi Dalimunthe dan pengurus bersama Ketua Ikatan Mahasiswa Sosa Sekitarnya (IMSS) Edi Harahap kepada Global, Selasa (25/5) melalui telepon seluler.

Mahasiswa yang terhimpun di lembaga Gema Palas dan IMSS mengatakan bahwa ini merupakan wilayah tanggungjawab BPK. Dan intitusi ini tidak bisa lepas tangan begitu saja.

“BPK harus menunjukkan integritasnya, apalagi di Sumatera Utara, sudah saatnya lembaga-lembaga negara perwakilan pusat di daerah dapat berfungsi sebagaimana idealnya,” kata Ansor.

Menurut mahasiswa kehadiran lembaga negara, perwakilan pusat di daerah sering sekedar memenuhi kebutuhan pusat dalam bentuk tugas teknis, tapi tidak maksimal menjalankan tugas institusional dan konstitusionalnya.

Seharusnya, kata mereka, gerakan pemberantasan korupsi di pusat bisa beriring dan sama pencapaiannya di daerah, bila lembaga pusat perwakilan daerah benar-benar berfungsi. Tidak seperti selama ini, di mata rakyat keberadaan lembaga negara yang ada di daerah terkesan tidak memberi manfaat yang cukup berarti.
Padahal, sarang korupsi tidak hanya besar di tingkat pusat. Tapi juga di daerah bila diakumulasi secara keseluruhan daerah. Dan pemerintahan daerahlah yang bersentuhan atau memberi pelayanan langsung dan lebih dekat dengan rakyat.

Baca Juga :  Baru 3 Bulan Menikah Selalu Kena Bogem Mentah

Untuk itu, sangat logis lembaga negara seperti BPK di Sumut dituntut agar bekerja lebih sebanding dengan kondisi dan harapan masyarakat dalam pemberantasan korupsi dan juga dalam melakukan reformasi birokrasi di tubuh pemerintahan.


Ancam aksi

Gema Padanglawas dan IMSS mengatakan bila dalam waktu dekat tidak ada respon dan kemajuan yang baik dalam penanganan kasus penyalahgunaan anggaran di pemkab Palas, maka hal ini akan menjadi pertimbangan besar untuk bersikap dan bertindak sebagaimana mestinya.

Karena dengan mengabaikan kasus ini oleh BPK berarti telah turut melukai hati dan harapan rakyat Padanglawas yang menginginkan perubahan di Padanglawas termasuk dalam hal upaya mewujudkan pemerintahan bersih demi pembangunan jyang lebih baik.

“Bila tidak ada respon yang baik, tentu hal ini akan kita bawa dalam diskusi besar yang dilakukan Gema Padanglawas dan IMSS, bisa saja kita aksi atau bentuk penekanan lain,” tandas Ansor.

Sumber: http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&view=article&id=37734:mahasiswa-desak-bpk-audit-keuangan-pemkab-palas&catid=32:sumut-dan-aceh&Itemid=58

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*