Mahasiswa & Tukang Becak Demo Kantor Bupati

Selasa, 01 Desember 2009 – www.metrosiantar.com

Tuntut Hentikan Truk Kayu Lintasi Jalinsum Paluta
PALUTA-METRO; Sejumlah elemen masyarakat, tukang becak, dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Jalan Lintas Gunung Tua-Padangsidimpuan, Senin (30/11). Masa menuntut kepemimpinan Bupati yang dianggap statis tanpa visi terhadap penghentian truck kayu yang masih melintas di jalan lintas sumatera (jalinsum) Padang Lawas Utara (Paluta).

Amatan METRO, sekitar pukul 11.30 WIB, mahasiswa bersama masyarakat mendatangi kantor DPRD dan Kantor Bupati Paluta dengan menggunakan dua mobil pribadi, sepeda motor, dan becak. Insiden saling desak sempat terjadi, saat pengunjuk rasa memaksa masuk gedung dewan, namun ditahan pihak keamanan dari Polsek Padang Bolak maupun satuan Polisi Pamong Praja. Aksi puluhan tukang becak serta pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Padang Lawas Utara (Gema Paluta) menganggap dua pimpinan daerah Drs Bahrum Harahap dan H Riskon Hasibuan SE, belum dapat meyakinkan segala visi-misi saat kampanye yakni beriman, cerdas, dan beradat khususnya di dunia pendidikan pengembangan sumber daya manusia (SDM) masih jauh tertinggal. Di mana masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak mampu sekolah dan melanjutkan sekolahnya. Tidak berselang lama, pengunjuk rasa diterima anggota DPRD Paluta yakni, Hj Yayah Sukiyah, H M Idris Siregar, H Mampar, H Arjuman Esri Effendi, dan Damrin Harahap. Sedangkan aksi di Kantor Bupati Paluta, mereka diterima oleh sekda Paluta Sekda Paluta, Drs Panusunan Siregar.

Sekda Paluta, Drs Panusunan Siregar berjanji akan menindak lanjuti tuntutan yang disampaikan. Akhirnya, selang beberapa menit kemudian pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib. “Memprihatinkan, selama sembilan bulan kepemimpinan Bupati defenitif pergerakan pembangunan di Paluta belum jelas. Padahal rakyat menaruh harapan besar seperti sia-sia belaka,” kata Pimpinan Aksi, Gusti Putra Hajoran Siregar dalam orasinya.

Selain itu mereka menganggap, truk kayu yang melintasi jalinsum Paluta implikasinya negatif belaka, hanya mengakibatkan kerusakan struktur fisik jalan, membahayakan keselamatan pengguna jalan, kesehatan terganggu, kerusakan kelestarian alam, keterlambatan anak sekolah akibat macet, dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir bandang pada masa mendatang.

Dalam pernyataan sikap Gema Paluta dan sejumlah masyarakat maupun penarik becak di Kecamatan Padang Bolak, menolak kepemimpinan Bupati yang statis tanpa visi, meminta meminta kepada Bupati Padang Lawas Utara, Drs Bachrum Harahap dan DPRD Paluta untuk menindak tegas mafia kayu, penghentian pembalakan liar, tolak pembukaan hutan di kawasan Simangambat 25.000 ha, peninjauan kembali operasi PT SRL dan PT SSL, realisasi coorporate social responsiblity (csr), prioritas pembangunan infrastruktur, tingkatkan pendapatan rakyat, pendidikan, dan kesehatan murah, gaji guru honor tepat waktu, tata ruang strategis dan visioner, serta meminta kepada Bupati Paluta agar mempelajari ulang nota kesepakatan antara Pemkab Paluta dengan PT SRL dan PT SSL yang berkewajiban membuka jalan via Simangambat, yang mereka anggap telah melewati batas waktu dan realisasinya tak kunjung tiba.

Di tempat terpisah, Ketua Forum Kajian Peduli Paluta, Ramadan Siregar SHI mengungkapkan, Bupati Paluta Drs Bachrum Harahap tidak berani dan tidak tegas. “Bupati Paluta tidak berani dan tidak tegas, padahal sudah ada kebijakan maupun kesepakatan yang mengatur tentang truk pengangkut kayu yang akan melintas di sepanjang Jalinsum Paluta milik PT SRL dan PT SSL. Kita heran kenapa Bupati Paluta hingga saat ini belum bisa membuat tindakan tegas maupun kebijakan, terhadap truk pengangkut kayu, padahal sudah ada jelas komitmen maupun kesepakatan antara pihak Pemkab dengan PT SSL dan PT SRL, bersama Muspida Plus beberapa bulan lalu. Jangan-jangan ada permainan dibalik layar,” tukasnya.(thg)

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google Mahasiswa & Tukang Becak Demo Kantor Bupatifacebook Mahasiswa & Tukang Becak Demo Kantor Bupatitwitter Mahasiswa & Tukang Becak Demo Kantor Bupatilinkedin Mahasiswa & Tukang Becak Demo Kantor Bupatiemail Mahasiswa & Tukang Becak Demo Kantor Bupatiprint Mahasiswa & Tukang Becak Demo Kantor Bupati

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*