Mahfud Minta Kapolri Bongkar Jaringan Mafia Hukum

Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD meminta Kapolri untuk membongkar jaringan mafia hukum yang membebaskan tahanan dari rumah tahanan hingga keakar-akarnya.

“Kasus bebasnya tahanan dari rumah tahanan seperti kasus Gayus Tambunan saat ini sudah menjadi fenomena umum di Indonesia,” kata Mahfud MD usai menjadi pembicara pada diskusi “Jaksa Agung Dalam Kandungan”, di Jakarta, Sabtu.

Menurut Mahfud MD, Polri harus benar-benar bisa membuktikan bebasnya Gayus hingga berada di Bali sekaligus mencari tahu siapa saja yang oknum terlibat membebaskan Gayus keluar masuk tahanan.

Untuk membongkar kasus bebasnya tahanan ini, kata dia, harus dibongkar secara keselurahan “permainan” yang terjadi jangan hanya mengorbankan Gayus.

“Banyak pihak terkait pada kasus Gayus dan makin menguatkan praktek mafia hukum sehingga masih sulit diberantas,” katanya.

Mahfud meminta pada Kapolri baru Jenderal Pol Timur Pradopo dan Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Darmono untuk menindak tegas dan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada para pelaku di institusinya yang terlibat.

“Saya minta kepada Kapolri untuk membongkar jaringannya,” katanya.

Menurut Mahfud, jaringan tersebut bukan hanya sebatas Gayus dengan penjaga rumah tahanan di Mako Brimob saja, tapi dia menduga lebih luas dari itu.

Jaringan mafia hukum di lembaga Polri, katanya, harus dibongkar agar lembaga Polri bisa menegakkan supremasi hukum secara benar.

Mahfud menaruh harapan besar kepada Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo untuk bisa membongkar jaringan mafia hukum di lembaga yang dipimpinnya.

Baca Juga :  Tahun Ketiga, SBY Janjikan Gaya Baru

“Pak Timur Pradopo itu, baru masuk jajaran elit di Polri sehingga relatif belum tercemar. Saya minta agar Pak Timur bisa membongkar jaringan ini, agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” kata Mahfud.

Gayus terdakwa kasus mafia pajak yang ditahan di rumah tahanan Mako Brimob di Depok, Jawa Barat, bisa bebas dan menyaksikan pertandingan tenis di Nusa Dua, Bali, Jumat (5/11).

Rahasia Mafia Pajak

Disebutkan Mahfud terdakwa kasus mafia pajak Gayus memiliki banyak rahasia soal praktik mafia pajak dan mafia hukum.

“Dalam membongkar praktik mafia hukum di internal lembaga Polri, Gayus harus diselamatkan, agar praktik tersebut bisa dibongkar hingga ke akar-akarnya,” katanya.

Keberadaan Gayus yang banyak menyimpan rahasia pelaku mafia pajak dan mafia hukum harus terus dalam pengawasan. Jangan sampai, lanjut dia, Gayus meninggal dunia, kemudian kasus mafia pajak dan mafia hukum itu tertutup lagi.

Menurut Mahfud, dalam kasus bebasnya Gayus dari rumah tahanan di Mako Brimob, di Depok, Jawa Barat, terdakwa pada kasus mafia pajak itu harus dihukum berat.

Namun penyelesaian kasusnya, tambah dia, tidak hanya sampai di situ. Di sisi lain, Gayus juga harus ditempatkan sebagai “wistle blower” untuk mem buka okum-oknum yang bermain dalam praktik mafia hukum hingga tahanan bisa keluar-masuk rumah tahanan.

“Sebagai pemegang rahasia, keberadaan Gayus harus terus dalam pengawasan,” katanya.  (analisadaily.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Wakil Rakyat Rp 2,9 Triliun

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*