Makanan Kadaluarsa Banyak Beredar di Madina

Petugas dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, menemukan sejumlah makanan dan minuman kadaluarsa ketika melakukan inspeksi mendadak ke Pusat Pasar Panyabungan.

Dalam melakukan inspeksi, petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mandailing Natal dibantu sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

illustrasi

Inspeksi mendadak dilakukan menyusul laporan warga perihal banyaknya makanan dan minuman kadaluarsa beredar sejak memasuki bulan Ramadhan. Petugas juga menemukan sejumlah jenis makanan dan minuman kadaluarsa dari merek terkenal. Pedagang diduga tetap menjualnya untuk mengurangi
kerugian.

Salah seorang pedagang, Khoirudin, mengaku tidak tahu barang yang dijualnya sudah kadaluarsa, karena biasanya sudah ditarik pihak distributor. “Sungguh saya tidak tahu. Kami tidak akan rugi karena barang kadaluarsa dapat dikembalikan kepada distributor,” ujarnya.

Barang-barang kadaluarsa temuan petugas kemudian didata dan dikembalikan kepada pedagang untuk dimusnahkan. Kepala Disperindag Kabupaten Mandailing Natal Ansyari Nasution mengatakan, kegiatan serupa merupakan salah satu upaya untuk melindungi konsumen.

“Hari ini kita nasehati dulu mereka (pedagang). Jika barang-barang yang sudah kita data masih dipajang, kita akan tindak tegas dan melaporkannya kepada pihak berwajib,” katanya. Ia juga memastikan inspeksi mendadak tersebut akan digelar secara rutin.

Sumber: http://medanpunya.com/mpc-tapanuli-bagian-selatan/9342-makanan-kadaluarsa-banyak-beredar-di-madina

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Aek Latong dan Batu Jomba Tak Macet Lagi

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*