Malam Perayaan Imlek, Ribuan Warga Padati Vihara Setia Budha Binjai

(Analisa/novi dahlia). Pertunjukan Barongsai pada perayaan malam Tahun Baru Imlek 2564 di Vihara Setia Budha Kota Binjai, Minggu (10/2) dini hari.
Binjai, (Analisa). Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat memadati kawasan Jalan Jendral Sudirman Kota Binjai, menyusul berlangsungnya malam penyambutan dan perayaan Tahun Baru Imlek 2564 di lingkungan Vihara setia Budha Kota Binjai, sejak Sabtu (9/2) malam hingga Minggu (10/2) dini hari.

Meski diguyur hujan deras, namun antusias warga yang ingin menyaksikan perayaan khas Tionghoa itu ternyata masih sangat tinggi.

Bahkan, beberapa di antaranya harus rela berdesak-desakan di sekitar kawasan vihara dan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman guna menyaksikan secara langsung momen perayaan.

Perayaan malam Tahun Baru Imlek 2564 dimulai pukul 24.00 WIB dan ditandai dengan melepas puluhan lampion secara bersama-sama oleh Walikota Binjai HM Idaham didampingi jajaran dan unsur Muspida plus Kota Binjai di halaman Vihara Setia Budha.

“Apa yang kita lakukan ini merupakan bentuk rasa solidaritas kepada saudara kita yang merayakan Imlek. Warga Binjai sangat menghargai perbedaan yang ada. Semoga hubungan baik yang terjalin selama ini dapat terus kita pertahankan,”ungkap Idaham saat memimpin melepas lampion.

Acara diteruskan dengan mengadakan pesta kembang api selama 30 menit di sekitar Titi Kembar Kota Binjai, kemudian disambung dengan menggelar seni pertunjukan Barongsai di sekitar lokasi vihara.

Baca Juga :  Museum Batak Terbesar di Indonesia Selesai Dibangun

Walikota Binjai memberikan apresiasi dan rasa kebanggannya terhadap antusias warga Kota Binjai yang ingin menyaksikan momen perayaan malam Tahun Baru Imlek.

Memasuki tahun ular air ini, Idaham meminta kepada warga Kota Binjai untuk menjaga hubungan baik dan kerukunan antar umat beragama dan setiap suku bangsa di Kota Binjai. Dia berharap, agar Kota Binjai selalu dalam keadaan kondusif, hingga mampu mempengaruhi perkembangan ekonomi masyarakat secara lebih baik lagi.

Sekretaris Vihara Setia Budha Sugiarto mengungkapkan rasa bangganya atas tingginya antusiasme warga Kota Binjai yang menyaksikan malam perayaan Tahun Baru Imlek.

“Saya sangat bangga melihat warga Kota Binjai yang sangat menjunjung nilai-nilai perbedaan antar suku, budaya dan etnis,”kata Sugiarto.

Meski awalnya, dia mengaku tidak merencanakan digelarnya pesta kembang api, namun mengingat minat masyarakat yang tinggi makan pihak pengururs vihara kemudian berupaya untuk menyuguhkannya.

Sebagai cara memberikan hiburan kepada warga sekaligus menambah kemeriahan malam pergantian Tahun Baru Imlek.

“Awalnya kami tidak merencanakan untuk mengadakan pesta kembang api. Tapi karena ada sumbangan kembang api dari warga, akhirnya kami putuskan untuk menggelarnya,”tutur Sugiarto.

Sugiarto berharap pada tahun ular air ini, perekonomian masyarakat khususnya di Kota Binjai akan dapat lebih maju dan berkembang dibanding dengan tahun sebelumnya, mengingat ular merupakan simbol kebangkitan dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa. (nov)

Baca Juga :  Kejatisu Takut Korupsi Rahudman Diambil-alih KPK

anlisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*