Mandor PT SRL Dianiaya Hingga Hingga Tewas

kondisi karyawan pt srl jhon boyler sianturi setelah dianiaya oleh massa kttjm Mandor PT SRL Dianiaya Hingga Hingga Tewas
Kondisi Karyawan PT SRL Jhon Boyler Sianturi setelah dianiaya oleh Massa

Sekelompok massa disebut-sebut dari Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri (KTTJM) Padang Lawas (Palas) dilaporkan melakukan tindak penganiayaan terhadap mandor penanaman PT Sumatera Riang Lestari (SRL), Jhon Boyler Sianturi (26), hingga tewas, Rabu (13/3).

Aksi penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya korban terjadi ketika Jhon bersama 7 orang rekan kerjanya mengendarai mobil bak terbuka akan melakukan pemeliharaan tanaman di wilayah operasional perusahaan pada pukul 08.00 WIB.

Sesampainya di tempat tersebut, telah menunggu ratusan orang yang membekali diri dengan senjata, baik itu pentungan maupun senjata tajam. Tanpa banyak membuang waktu, massa langsung menyerang mobil karyawan dengan bom molotov.

Akibat penyerangan itu, korban Jhon Boyler Siaturi terjatuh dari atas mobil. Melihat korban terjatuh, massa lalu memukuli korban hingga tewas. Public Relation PT Sumatera Riang Lestari, Harianto Halim didampingi Media Relation Andika Andri Kurniawan kepada wartawan mengatakan, penyerangan yang terjadi merupakan kejadian yang sudah terencana.

“Sangat disayangkan sekali kejadian ini terjadi dan menimpa karyawan kami di lapangan. Kami menduga aksi ini merupakan kegiatan yang sudah direncanakan,” Jelasnya.

Pihaknya juga menjelaskan dalam insiden penyerangan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa merupakan aksi yang diduga dilakukan oleh kelompok tani yang selama ini berselisih dengan perusahaan.

Seperti pada kejadian penyerangan sebelumnya, pelaku penganiayaan juga berjumlah ratusan orang. Sebelumnya, ratusan orang yang tergabung dalam Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri (KTTJM) mengklaim areal konsesi perusahaan PT Sumatera Riang Lestari sebagai areal garapan mereka.

Baca Juga :  Kementerian PU Diminta Percepat Pembangunan Jalan Nasional

”Kami sudah bisa pastikan berdasarkan saksi dari para korban yang selamat bahwa pelaku penganiyaan adalah massa KTTJM yang melakukan Klaim,” ungkapnya.

Harianto menegaskan  akan membawa kasus terjadi ini kepada pihak penegak hukum. Ia juga mengungkapkan, bahwa tindakan apapun yang berakibat pada jatuhnya korban merupakan hal yang seharusnya tidak terjadi.

Harianto menambahkan, setelah kejadian penganiyaan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat yakni puskesmas Binanga untuk diberikan pertolongan. Namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi ketika sedang melakukan perjalanan menuju puskesmas. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka di sekujur tubuh Jhon, baik itu luka di bagian kepala maupun tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan dokter menemukan bagian hidung yang retak dan mengucurkan darah, kening sebelah kanan mengalami robek sepanjang 3 cm, gigi patah dan bahu sebelah kiri mengalami lebam.

Selain Jhon, salah seorang satpam perusahaan yang bernama Jenifer Sinurat juga tidak luput dari penyerangan tersebut. Ia menderita lemparan batu di kepala saat berusaha menyelamatkan Jhon. Meskipun menderita luka dibagian kepala namun berhasil menyelamatkan diri. Selain penganiayaan, massa Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri juga melakukan perusakan terhadap camp karyawan, membakar tempat bibit serta merusak ratusan bibit tanaman milik PT SRL.

”Dari dulu kami siap untuk melakukan pembicaraan terkait sangketa lahan, tapi apa yang kami dapat, yang ada malahan karyawan kami yang menjadi korban bahkan meninggal dunia. Sungguh perbuatan tidak berprikemanusiaan,” Sesal Harianto.

Baca Juga :  Gerakan Mahasiswa Pelajar Padang Lawas (GMP3); Tangkap Pemilik Perusahaan Ilegal ..!

(andika <andika.ykt@gmail.com>)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*