Mantan Anggota DPRD Paluta Ditemukan Tewas

(Analisa/tohong p harahap) DIGOTONG : Jasad korban yang sudah membusuk saat di gotong oleh petugas dari ruang tamu rumahnya, menuju RSUD Aek Haruaya untuk diotopsi, Senin (2/11).Paluta, Warga Lingkungan I, Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang sudah membusuk di dalam rumah miliknya di Jalan Sisingamangaraja, Lingkungan I, Depan Masjid Al Falah, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Senin (2/11).

Diketahui jasad tersebut bernama Ir Dirwansyah Harahap (50) mantan anggota DPRD Paluta periode 2009-2014 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk dengan posisi sedang duduk di atas sofa yang ada di ruang tamu rumahnya.

Penemuan jasad ini, berawal dari kecurigaan warga dengan adanya bau membusuk di sekitar rumah warga. Setelah diselidiki, ternyata bau tersebut berasal dari rumah korban. Warga yang curiga kemudian memberanikan diri untuk mengintip dari jendela kaca rumah, dan terkejut saat melihat sesosok mayat dalam posisi duduk di atas sofa dan sudah membusuk.

“Ada bau menyengat dari dalam rumah korban. Saya kemudian sampaikan ke warga lain dan polisi,” ujar Akhir Harahap, seorang warga sekitar.

Warga yang sudah berkerumun di depan rumah, menghubungi polisi dan membuka pintu rumah korban yang tidak terkunci dan menemukan mayat korban yang sudah membusuk dalam posisi duduk di atas sofa.

Baca Juga :  Dana Pembangunan Jalan SM Raja Rp15 M

Polsek Padang Bolak dibantu Tim dari Puskesmas Gunung Tua yang datang ke lokasi, mengevakuasi mayat korban. Evakuasi berlangsung cukup lama, lantaran mayat korban sudah membusuk.

“Kami sempat kesulitan mengevakuasi mayat karena tubuhnya sudah membusuk,” ujar Kapus Gunung Tua, dr Herlina Sonera Batubara.

Ia memperkirakan, kemungkinan korban meninggal dunia sekitar tiga atau empat hari lalu. Bagian tubuh korban juga sudah membengkak dan membusuk serta sudah dikerumuni belatung.

Korban yang diketahui tinggal sendiri di rumahnya karena sudah lama berpisah dengan istrinya, dibawa ke RSUD Paluta untuk dilakukan pemeriksaan (visum).

Kapolsek Padang Bolak AKP Sahnur Siregar mengatakan, kematian Dirwansyah Harahap murni karena sakit dan tidak ada kejanggalan ataupun tanda-tanda kekerasan, baik itu benda tajam maupun benda tumpul yang ditemukan ditubuh korban.

“Hasil visum, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Keluarga korban juga tidak mau dilakukan otopsi,” terangnya.

Lanjutnya, saat petugas datang ke lokasi kejadian, kondisi mayat sudah membusuk dengan posisi sedang duduk diatas sofa yang ada di ruang tamu dan diperkirakan sudah meninggal sejak 3 hari sebelumnya.

“Meski begitu kita akan tetap melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban,” jelasnya.

Sementara, dari hasil visum yang dilakukan oleh tim pemeriksa dari RSUD Paluta yakni dr Hamid dan dr Jean menyatakan, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam ataupun benda tumpul. Korban diduga meninggal akibat penyakit jantung yang di deritanya.

Baca Juga :  Mantan Bendahara Dinkes Padang Lawas Masih Diburon

Terpisah, salah seorang tetangganya Kennedi Siregar mengatakan, terakhir melihat korban pada Jumat (30/10) malam saat korban sedang duduk di salah satu warung depan rumahnya.

Almarhum juga tercatat sebagai Ketua HKTI Kabupaten Paluta ini di semayamkan di rumah duka Desa Napahalas, Kecamatan Portibi. (ong)


(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*