Mantan Bupati Palas Diburon

Medan, (Analisa). Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Dit Reskrimus) Polda Sumut memburon mantan Bupati Padang Lawas (Palas), BL. Hal itu dilakukan karena setelah sempat menjalani pemeriksaan, yang bersangkutan mengaku sakit hingga akhirnya melarikan diri.
“Kita sedang memburon BL, beberapa tempat yang dicurigai sebagai tempat persinggahannya seperti Jakarta dan daerah lain sudah didatangi namun yang bersangkutan tidak ada. Tim khusus sudah dibentuk mengejar tersangka korupsi proyek multiyears Rp.6 milyar TA 2009 Pemkab Palas tersebut,” kata Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Sadono Budi Nugroho, Kamis (10/1).

Sadono mengatakan, BL diperiksa pertama sebagai tersangka, Jumat (21/12) sekira pukul. 18.30- 20.45 WIB didampingi pengacaranya. Kemudian pemeriksaan kedua, Rabu (26/12). Namun, usai diperiksa, yang bersangkutan sakit dan minta dirawat inap di sebuah rumah sakit.

Kemudian, ketika Subdit III/Tipikor hendak melakukan penahanan, ternyata BL sudah melarikan diri. “Kita lakukan pemanggilan namun tidak dipenuhi, bahkan pemberitahuanpun tidak ada, karenanya kita buron BL. Jika sudah berhasil diringkus, pihaknya pasti menahannya karena tidak kooperatif,” terang Sadono.

Dijelaskan, penyidikan dugaan korupsi Multi Years senilai Rp.6 miliar yang berasal dari APBD Palas TA 2009 dilakukan tiga intansi yaitu Bareskrim Mabes Polri, Polda Sumut dan Polres Tapsel.

Namun, Polda Sumut hanya menangani kasus mantan Bupati Palas BL dan Ketua DPRD Palas, HMRH. Sedangkan tersangka lain, mantan Kadis PU CW yang ditangkap di salahsatu hotel di Jalan Sisingamangaraja Medan, AHN yang menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan PD sebagai Bendahara Umum Daerah (BUD) ditangani Polres Tapsel namun tetap berkoordinasi dengan Polda Sumut dan Mabes Polri.

Baca Juga :  Plt. Bupati Tinjau Panen Padi Siganteng

Dijabarkan, setelah pemeriksaan BL rampung, pihaknya akan memeriksa Ketua DPRD Palas, sedangkan surat izin pemeriksaan sudah keluar dari Plt Gubsu.

“Kita akan tindak sesuai hukum berlaku bagi yang dianggap terlibat dalam proyek multi years. TA 2009,” katanya. (hen)

Analisadaily.com
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*