Mantan Camat Sipirok ditahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan cabang Sipirok, resmi melakukan penahanan terhadap mantan Camat Sipirok berinisial AR. Hal ini terkait dugaan korupsi pengutipan biaya administrasi terhadap para pemilik tanah dan tanaman yang menerima pembayaran ganti rugi pembebasan tanah dan tanaman pertapakan tower.

“Penahanan dilakukan setelah Kacabjari Sipirok merasa memiliki bukti-bukti kuat atas keterlibatan AR dalam dugaan kasus korupsi tersebut,” kata Kajari Padangsidimpuan, Indrasyah Djohan, tadi malam.

Ditambahkan, tujuan penahanan terhadap mantan Camat Sipirok yang kini menjabat Kabag Kemasyarakatan Pemkab Tapsel itu untuk mempelancar proses hukum lebih lanjut terhadap tersangka. Terhadap AR dikenakan UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Menyikapi hal ini, anggota DPRD Tapsel, Borkat, menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Kejari Padangsidimpuan dalam penuntasan tindak korupsi di Tapsel. “Apresiasi tinggi kami ucapkan kepada Kejari. Semoga hal ini menjadi pembelajaran bagi lainnya dan menimbulkan efek jera, ” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Naposo Nauli Bulung Napa Napani Sibualbuali (NNBS), Faisal Reza Pardede. “Penahanan terhadap AR merupakan bukti nyata komitmen kejaksaan dalam memberantas KKN, khususnya di Tapsel,” ujarnya. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*