Masa Kampanye Belum Dimulai, Baliho Caleg Bertebaran

SIDIMPUAN – Walau masa kampanye untuk Pileg 2014 belum dimulai, namun sebagian Caleg sudah berani memasang baliho di beberapa persimpangan di Kota Psp. Hal ini dinilai sebagai bentuk politik yang tidak sehat dan tidak taat pada aturan yang berlaku.

“Belum lagi diberikan masa kampanye, mereka (Caleg) sudah memasangkan nama, foto dan nomor urut. Untuk patuh terhadap peraturan yang telah diberikan KPU saja, mereka tidak bisa. Bagaimanalah nanti jika mereka menjadi pemimpin rakyat. Tindakan dari Badan Perizinan untuk menghilangkan atau mencabut baliho-baliho itu sangat diharapkan, karena momennya belum tepat,” ungkap Ketua Padangsidimpuan Istitute Amir Hamzah, Minggu (25/8).

Dia menambahkan, baliho-baliho para caleg pada Pileg 2014 mendatang yang bertebaran di beberapa persimpangan di sepajang jalan Kota Psp ini sangatlah mengganggu. Sebab, baliho-baliho itu diduga tidak memiliki izin dan diduga hanya dipasang sendiri oleh pihak yang bersangkutan.

Selain itu, para caleg kota, provinsi, maupun DPR RI yang akan bertarung pada Pileg 2014 mendatang mengambil kesempatan pada momen Ramadan dan Lebaran.

Dengan demikian, momen tersebut bisa menjadi salah satu langkah awal untuk melakukan pendekatan di daerah masing-masih Caleg. Namun yang sangat mengganggu bagi  masyarkat ialah baliho-baiho para Caleg yang bergantungan itu.

“Kan belum seharusnya dibuat, jadi untuk itu diharapkan kepada para pengawas Pemilu agar jeli melihat Caleg-caleg yang melanggar aturan. Bila perlu diberikan teguran, karena masa kampanye untuk Pileg 2014 mendatang dimulai 11 Januari sampai dengan 5 April 2014. Hal itu sesuai dengan petunjuk KPU dalam hal pelaksanaan kampanye. Seharusnya Badan Perizinan mencabut baliho-baliho tersebut, jikalau tidak mempunyai izin resmi dari mereka,” terangnya.

Baca Juga :  Warga Tanggabosi Blokade Jalan PT SM,Dan sempat menahan pilot .

Amatan METRO, di beberapa persimpangan jalan di Kota Psp, hampir semua terpasang baliho-baliho para Caleg. Salah satunya di Simpang 3 Silandit, Psp Selatan.

Sementara itu saat METRO menghubungi Kasi Perizinan KP2T Kota Psp, ia mengatakan, baliho-baliho yang bertebaran di persimpangan jalan itu tidak memiliki izin resmi. Ia menambahkan, yang berhak menindaklanjuti hal itu ialah Panwaslu.

“Memang belum ditetapkan masa kampanye untuk para Caleg itu, akan tetapi kami tidak mempunyai hak untuk menindaklanjuti baliho-baliho tersebut. Yang lebih berhak ialah pihak Panwaslu sendiri. Setelah ditetapkan masa kampanye, maka Panwaslu akan menyurati kita, baru kita keluarkan izin memasang baliho itu,” terangnya. (mag-02)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*