Massa FPJ Unjuk Rasa dan Tuntut Walikota P.Sidimpuan Mundur

Massa Front Parlemen Jalanan (FPJ) unjuk rasa ke Kantor Walikota Padangsidimpuan, Kamis (8/7), minta Walikota Padangsidimpuan Drs. H. Zulkarnaen Nasution MM mundur dari jabatannya, karena dinilai gagal menjalankan roda pemerintahan.

Pantauan SIB, massa FPJ setibanya di Kantor Walikota P. Sidimpuan sekitar pukul 10.30 WIB langsung menggelar orasi dengan pengawalan ketat Satpol PP dan aparat dari Polres Padangsidimpuan yang dipimpin Kasat Samapta AKP E.Simamora dan Kasat Reskrim AKP Iskandar HR.

Selama berorasi tidak satu pun pejabat Pemko yang menemui pengunjuk rasa sehingga massa hanya beradu muka dengan personil Satpol PP yang dengan ketat mengawasi jalannya aksi unjukrasa.

Dalam pernyatan sikap yang dibacakan Kordinator Lapangan (Korlap) M.Syukur Nasution S.Pd didampingi Ammar Gozali Lubis, Koordinator aksi M.Soleh Harahao, koordinator massa Baginda Siregar bahwa di Pemko Padangsidimpuan terdapat berbagai dugaan korupsi dan merupakan indikasi nyata bahwa kinerja pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) semakin buruk, sehingga perlu dievaluasi oleh Walikota namun hingga saat ini Walikota Zulkarnaen Nasution terkesan tutup mata dan terus mempertahankan para kepala SKPD yang diduga telah terindikasi melakukan tindak pidana korupsi.

Dalam kesempatan itu FPJ mempertanyakan munculnya statemen Ketua DPRD P. Sidimpuan yang menyebut PT ATC dalam mengelola Pasar Sangkumpal Bonang didasari mandat Walikota, jelas tidak bisa diterima (menyalahi aturan) karena dalam pengeluaran mandat tersebut tidak melalui pembahasan atau paripurna di DPRD.

Baca Juga :  2 M kerugian kebakaran ruko di Sidimpuan

Seharusnya kata Syukur dalam mengeluarkan izin prinsip terhadap pihak ketiga harus mempunyai persetujuan dari DPRD Padangsidimpuan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seusai berorasi di halaman Kantor Walikota massa FPJ kemudian bergerak menuju Kejari Padangsidimpuan. Setibanya di depan gerbang gedung Kejari, massa kembali menggelar orasi mendesak Kajari Padangsidimpuan mengusut tuntas kasus korupsi di Pemko P. Sidimpuan.

Aksi di kejari ini hanya berlangsung sekitar 20 menit karena massa hanya memberikan dokumen pernyataan sikap kepada pihak kejaksaan berupa rincian data dugaan korupsi tersebut oleh Korlap Aksi Muhammad Syukur Nasution S.Pd yang diterima Kasintel Kejari P. Sidimpuan Polim Siregar SH. Kemudian massa membubarkan diri dengan tertib.

Sumber: http://hariansib.com/?p=129820

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*