Masyarakat Angkola Timur Tangkap Kayu Illegal Pt. TPL

graphic52 Masyarakat Angkola Timur Tangkap Kayu Illegal Pt. TPL
Armada truck kayu TPL dalam “kandang” Polres Tapsel di Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, Tingkah Perusahaan Modal Asing (PMA) Pt. Toba Pulp Lestari (TPL) di Tapsel yang selalu angkuh anggar haknya thok yang diberi izin Menhut tapi selalu ingkari kewajibannya kepada negara dan rakyat, akhirnya menjijikkan kalangan rakyat petani di Kecamatan Angkola Timur.

Massa di pedesaan yang selama ini jengkel dan benci melihat kesombongan TPL pamer berbagai pelanggaran hukum, membabat habis dan mengeruk kandas kekayaan alam di Kabupaten Tapsel dibeking para anteknya di Dinas Kehutanan Kabupaten Tapsel, yang selama ini bara dalam sekam, belakangan mulai marak. Ditambah obral ocehan lidah tak bertulang staf TPL yang selalu berujung ingkar jilat ludah sendiri terhadap janji muluk sebelumnya, akhirnya `meledak` dalam wujud gerakan massa menuntut penegakan hukum.

Awalnya akibat konflik TPL dengan rakyat petani di Angkola Timur meningkat, Camat Angkola Timur Darwin Dalimunthe pada Juni 2012 memanggil TPL –diwakili staf Sektor Tapsel/Padangsidimpuan (Psp)– rapat bersama masyarakat. Hasilnya disepakati TPL tidak melakukan kegiatan apapun lainnya sebelum selesainya penataan batas areal TPL dengan wilayah desa-desa dan tanah kebun rakyat di Angkola Timur. Kesepakatan ini dikukuhkan kembali oleh tim DPRD Tapsel dalam rapat bersama TPL di Mapolres Tapsel Juli 2012 lalu.

Tetapi pihak TPL bersikap ‘iyo kan nan di urang lalu kan di awak”, seperti `anjing rakyat petani menggonggong, kafilah penyamun TPL menjarah terus`. Perusakan tanah kebun rakyat terus berlanjut. Aparat setempat yang tak mau digaji jadi suruhan disingkirkan, dan oknum keamanan luar Tapsel diundang jadi herder beking penjarahan tanah rakyat.

Jum`at pagi 11 Agustus 2012, puluhan massa dari Desa Pargarutan Dolok yang mengetahui tanah dan kebun warga desanya Amin Siregar dirusak serta dihancurkan TPL dan juga tahu si warga desa dengan sopan            ikuti aturan hukum buat laporan pengaduan ke Polres Tapsel. Namun masyarakat juga melihat TPL merasa kebal hukum anggar hebat mengulangi kejahatannya dalam waktu hanya beberapa hari kemudian menjarah tanah kebun Amin Siregar di lokasi yang sama, akhirnya melakukan gerakan massa dengan tertib santun sukses menangkap 5 unit armada truck kayu TPL diduga keras melanggar hukum dan merugikan negara.

Baca Juga :  Selama Ramadhan Pemkab Paluta Siapkan Bukaan di Masjid Raya Gunung Tua

Beberapa tukang chainsaw dan operator excavator TPL diperintah berhenti menebang, Kelima truck Colt Diesel rental kontraktor Robin Sianturi asal Silangkitang No. Pol. BB-8273-DA, BB-8859-BB, BK-8243-TN, BB-8751-BB, BB-8014-DByang kepergok angkut kayu TPL dari lokasi Banggua Dusun Hutabaru dan ketahuan angkut kayu liar tanpa ikuti aturan kehutanan serta dicurigai melakukan kejahatan tindak pidana penggelapan hak negara, langsung ditahan massa. Siangnya kelima kunci kontak truck TPL disita dan langsung diserahkan ke Polres Tapsel.

Sampai menjelang tengah malam, atas perintah Kapolres AKBP Subandriya dilaksanakan Kasat Reskrim AKP Lukmin Siregar, tim reserse Polres Tapsel naik mobil patroli membawa ke-5 unit truk tsb dikawal seratusan sepedamotor massa konvoi menjelang subuh tiba ke Mapolres Tapsel Jl. SM Raja Kota Psp. Sementara gerombolan antek kontraktor pendatang luar Tapsel beserta barisan security plus oknum-oknum aparat yang mulanya coba himpun massa karyawan melalukan provokasi memancing  konflik horizontal, lewat tengah mundur teratur. Menurut cerita massa, oknum-oknum TPL sorenya masih datang ke lokasi Banggua coba iming-iming sogok 10 juta agar truck dilepas, namun ditolak mentah-mentah.

Randy Maradholly, Ryzkha Maradnonna aktifis lsm Alarm bersama Fadly kontributor pers yang mendokumentasi penangkapan tsb menuturkan, “TPL melakukan taktik licik, mengingkari kewajiban menata-batas areal konsesinya sebagaimana di atur SK Menhut No. 493/Kpts-II/1992 tentang izin Indorayon bagian Kelima yang memerintahkan melaksanakan penataan batas seluruh areal kerjanya 36 bulan sejak diterbitkan izin HPH-TI tgl. 1 Juni 1992, mengangkangi Permenhut No. P.47/Menhut-II/2010 tentang Panitia tata Batas, Permenhut No. P.50/Menhut-UU/2011 tentang Pengukuhan Kawasan Hutan, SK Gubsu No. 188.44/813/Kpts/2011 tentang Pembentukan Panitia Tata Batas Kawasan Hutan Se-Sumut, dan terakhir Instruksi Menhut No. SE-1/Menhut-II/2012 tentang Penataan Batas Areal Izin Usaha Pemanfaatan Hutan. Sehingga sampai kini 20 tahun beroperasi, tidak jelas letak batas areal TPL dengan wilayah desa serta tanah dan kebun rakyat di Angkola Timur” papar aktifis Alarm.

Baca Juga :  Walikota P.Sidimpuan: PNS Harus Miliki Dedikasi Tinggi dalam Menjalankan Tugas

Ketua Kelompok Tani Dusun Hutabaru Syawaludin Harahap didampingi beberapa tokoh rakyat menegaskan, “Setelah 2 pengaduan perkara TPL merusak tanah kebun rakyat dan angkut kayu illegal tanpa pengesahan LHP (laporan hasil penebangan), tanpa bukti setoran DR & PSDH, masih ada kejahatan TPL merugikan kepentingan daerah Tapsel, akan diadukan satu-persatu”, ketus mereka. Zubeir Siregar tokoh masyarakat Sipirok

Terakhir, dir lsm Alarm Ryzach Morniff konsultan publik gerakan massa tsb, berkomentar pedas, “Citra dan pamor TPL yang selama ini selalu arogan sok korporasi kebal hukum mulai redup pudar. People power sudah menunjukkan efektifitasnya. Untuk moment ini, institusi Polri di Tapsel cepat tanggap. Sehingga taktik devide et impera TPL adu-domba melaga konflik horizontal massa rakyat dengan gerombolan karyawan gagal total. Armada truck kayu ini membuktikan TPL melanggar UU No. 41 Tahun 1999 pasal 50 angka (3) huruf g, Permenhut No. P.55/Menhut-II/2006 tentang Penataan Hasil Hutan dan Permenhut P.10/Menhut-II/2008 tentang Pedoman Tehnis Pengawasan Departemen Kehutanan”, ujar Morniff – ( arm-h )

graphic22 Masyarakat Angkola Timur Tangkap Kayu Illegal Pt. TPL
Armada truck  kayu TPL diblokade gerakan massa Angkola Timur
graphic32 Masyarakat Angkola Timur Tangkap Kayu Illegal Pt. TPL
Seluruh armada truck kayu TPL tak satu pun dilengkapi label pengesahan LHP
graphic42 Masyarakat Angkola Timur Tangkap Kayu Illegal Pt. TPL
Subuh Minggu 12 Agustus 2012 armada truck kayu TPL masuk masuk Mapolres Tapsel
graphic13 Masyarakat Angkola Timur Tangkap Kayu Illegal Pt. TPL
Buruh lepas penebang TPL nganggur ‘diPHK” gerakan massa Angkola Timur           
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

19 Komentar

  1. BUMIHANGUSKAN PT.TPL dan aktek – anteknya walaupun batak cina hitam supaya tidak merusak alam lagi dari Tabagsel.TUTUP TPL

  2. bagus la akhirnya ada perubahan dari aparat penegak hukum kita utk adil dalam menyikapinya dan sepertinya gerakan massa masyarakat angkola timur tsb sangat ampuh mengatasi taktik licik PT. TPL… rasain kau TPL…

  3. baiknya perlu slogan PT. TPL no untuk wilayah TAPANULI BAGIAN SELATAN…… dan HIMBAWAN UNTUK Masyarakat janganlah tergiur uang miliaran dengan menjual Masa Depan masyarakat Tapanuli bagian Selatan secara keseluruhan….

    Tolak keberadaan perusahaan yang menebang pohon di Tapanuli bagian Selatan secara keseluruhan…. saat ini di wilayah bagian Kecamatan Marancar sepertinya ada upaya2 untuk penebangan pohon secara sembarangan sedang terjadi.. mudah-mudahan polisi tidak tutup mata untuk melihat kebenaran informasi di masyarakat saat ini…

  4. ijin TPL akan segera direvisi oleh menhut karena aksi -aksi massa 8 kabupatendi sumatera utara menuding TPL merambah dan menjarah tanah masyarakat danpemukiman perladangan masyarakat masyarakat lokal akhirakhir ini dan setelah SK 44 dikesampingkan membawa dampak negatif kepada konsesi TPL diujung tanduk berbenturan dengan rakyat langsung. TPL akan kalah melawan Rakyat dan TPL akan tutup dengan sendirinya karena kekurangan pasokan kayu untuk pulp. pengadaan kayu dari riau dan kalimantan sudah distop TPL karena biaya yg jauh tinggi dibanding lokasi penebangan di sumut. sekali lagi TPL mari kita tutup dan kita tumbangkan

  5. tetap kita jaga kesatuan dan persatuan….pasada gogo……sdh mulai kebakaran jenggot sibandit loging….biar dipecatinya ….para penghianat bangsa itu…..baru kita jadikan bubur kalo sdh tak ada deckingnya……mainkan terus bang marnifff…..bila perlu kita kepung gedung uni land itu,
    ..

  6. Penebangan hutan lindung saat ini mulai merambah hutan lindung di sekitar Kecamatan Marancar, menurut masyarakat hampir tiap malam/pagi truk-truk pengangkut kayu bebas lalu lalang tanpa hambatan. Pohon2 yang besar yang dari dulu terjaga, satu persatu mulai tumbang dan mulai datar dengan dalih buat kebun kelapa sawit, lantas siapa dibelakangnya ya???? kemana kayu2 glondongan ini diangkut oleh truk2 loging ini, mengapa yang sudah ditangkap atas penebangan hutan lindung ini dilepas beberapa bulan lalu (info dari masyarakat beberapa bulan lalu). Ada apa dibalik pembukaan jalan-jalan ke hutan lindung yang dari dulu masyarakat tidak mau menggganggu hutan ini, apalagi sekitar area arus aliran sungai Batangtoru yang ada di arah barat Kecamatan Batangtoru, siapa dibalik itu semua???

  7. Kemarin aku minta kerja ama TPL di sektor sidimpuan , tapi kata managernya TPL ngak becus kerjanya ngak bisa dipakai. sekarang aku simanjuntak menggerakkkan massaku untuk bakar hutan TPL di aek godang supaya TPL jangan macammacam sama kami masyarakat aek godang. liatlah TPL tanaman kalian yang baru kalian tanam kami bakar

  8. Malam ini karyawan TPL sektor Sidimpuan di mess depan brimob Tapsel …ngakk bisa tidur uda minta pada PHK sekarang ngak kuat lagi kerja apalagi ngak kuat menghadapi rakyat Tapsel. mau keluar mess tabusira karyawan TPL takut, mobilnya uda ditandai, mau diawal brimob tebingtinggi ngak punya uang lagi, habis sukamto tanoto uda stop gaji kalau kayu yang ditahan polres tidak bisa keluar. akhirnya malam ini karyawan TPL itu hanya curhat dari hatikehati antar karyawan sambil minum minum tuak stres mau bakar mess TPL. sekuritinya juga kayak ayam penyet ngak punya modal lagi dari sukamto, truknya tpl ditahan…kasihan de lo

  9. Hari ini juga DPRD Tobasa lagi jengkel dibuat si tagor ama si juanda dan lambertus iregar masalah CDnya, uang TPL ngak cukup lagi membungkam DPRD menuntut masalah CD 1% tpl tobasa milyaran rupiah yang diselewengkan humas TPL . pantas aja tokenya si cina mata sipit ngak bisa terima kok TPL didemo trus. kasihan TPL rakyar lawanmu makanya jangan ngaco dinegeri orang. mati kau TPLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL

  10. tagor manik jadi TAIK di TAPSEL ama chairuddin pasaripput ngak main kalah ama Pak Hutasuhut yang jelasjelas membela Rakyat Tapsel dari keserakanan TPL si laknat cina hitam , kita kirim aja tagor manik dan anteknya ke planet pluto supaya bisa mengembangkan ekaliptusnya disana dengan rekan2nya dari neraka cocok itu untuk bahan pulp tplnya

  11. Hari ini Sukamto Tanoto memanggil Tagor Manik kenapa polres tapsel brani menahan truk -truk TPL dan Tagor Manik dikencingi oleh pengawal Sukamto di kantor uniland medan sore ini, ngurus itu aja ngak bisa kau tagor kata sukamto, kalau sampai truk itu tidak bisa kau lepaskan tagor, kau tagor akan saya jadikan bubur kata sukamto, ngak tahu apa artinya, juanda panjaitan saja berondok di wc pura2 sakit perut sampai amarah bos tpl itu mereda. Hidup Tapsel TPL keok lawan rakyat Tapsel.

  12. HIDUP MASYARAKAT TAPSEL
    Baru di Tapsel terjadi mobil TPL dan mitranya robin sianturi penduduk silangkitang taput yang baru beli mobil colt diesel baru didanai oleh TPL kandas di tanah Tapsel. di daerah lain seperti di Humbahas mereka TPL kebal hukum nyatanya keok di Tanah Tapsel . Juanda panjaitan,simon si cebol sidabukke, simata satu ritonga,sijames tampubolon ama krucuknya jadi TAIK di TAPSEL. Mau nyongok POLRES tak diterima dan massa Tapsel seribuan kreta memonitornya, jadi TAIK lah TPL mau diawal brimob ama sekuritinya tetap TAKUT JUGA dibakar massa Tapsel anti penghancuran hutan Tapsel oleh AROGANSI TPL. Matilah kau TPL , Masyarakat Tapsel sekalian saja bakar mobilnya ama karyawannnya kalau tidak mau diperingati menebang pohon sembarangan di Tapsel ini. HIDUP RAKYAT TAPSEL

  13. HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHA HAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHA HAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
    M A M P U S K A U TPL !!!!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*