Masyarakat Blokade PTPN IV Madina, Karyawan Sulit ke Pasar

stop Masyarakat Blokade PTPN IV Madina, Karyawan Sulit ke PasarKelompok masyarakat yang menuntut realisasi kebun plasma memblokade jalan utama yang menuju lokasi PTPN IV di Desa Batu Sondet, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara.

Akibat pemblokadean itu, kata salah seorang karyawan PTPN IV yang mengaku bernama SR Harahap, Rabu (19/5), karyawan di perusahaan tersebut sulit jika ingin bepergian. Jalan yang diblokade masyarakat tersebut merupakan ruas jalan utama menuju jalan provinsi dan lokasi pusat perbelanjaan.

Setiap karyawan PTPN IV yang ingin melintasi jalan itu dihalangi dan disuruh balik lagi oleh ratusan masyarakat desa tersebut. Aksi yang berlangsung dua minggu lebih itu menyebabkan karyawan PTPN IV kesulitan untuk bepergian, termasuk membeli kebutuhan sehari-hari di pasar besar yang berada ibu kota Kecamatan Batahan.

Kalangan karyawan PTPN IV terpaksa harus memutar arah dengan melintasi jalan alternatif meski harus menempuh perjalanan lebih jauh. “Kalau lewat jalan yang diblokade itu hanya sekitar empat kilometer, tapi kalau memutar bisa mencapai 17 kilometer,” katanya.

Bahkan, kata dia, karyawan PTPN IV diperkirakan akan semakin kesulitan untuk bepergian karena masyarakat Desa Sondet mengancam akan meruntuhkan jembatan penyeberangan yang menuju perusahaan itu. “Kalau diruntuhkan, tidak ada lagi kendaraan yang bisa melintas ke PTPN IV,” katanya.

Ia menjelaskan, informasi yang mereka dapatkan, ratusan masyarakat Desa Sondet itu memblokade jalan karena belum mendapatkan pengolahan kebun plasma sebagai ganti rugi penggunaan tanah mereka yang dimanfaatkan PTPN IV. Bahkan, aksi itu berlanjut dengan bentuk intimidasi terhadap karyawan PTPN IV sehingga perusahaan meliburkan sebagian pekerjanya.

Baca Juga :  Kapolres Sidimpuan Apresiasi Wartawan

Meski tetap mendapatkan gaji tetapi kebijakan meliburkan karyawan itu dirasakan meresahkan karena karyawan juga tidak dapat bepergian. Namun kebijakan peliburan karyawan itu dihentikan sejak Rabu (19/5) setelah datangnya personel Satuan Brimob Polda Sumut yang mengawal pekerja perusahaan yang bergerak di bidang produksi kelapa sawit tersebut. “Setiap bekerja, ada Brimob yang mengawal,” katanya. (Ant/OL-04)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2010/05/19/143751/126/101/Masyarakat-Blokade-PTPN-IV-Karyawan-Sulit-ke-Pasar

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*