Masyarakat Desa Dolok Sordang Tapsel Butuh Pembangunan Jalan dan Bidan Desa

TAPSEL – Masyarakat Desa Dolok Sordang, Kecamatan Sipirok, Tapsel, sangat mendambakan pembangunan berbagai fasilitas di desanya, seperti yang kini sedang digalakkan pemerintah.

Yang utama dan paling dibutuhkan adalah pembangunan jalan. Pasalnya kondisi jalan menuju desa terpencil di Kecamatan Sipirok itu, sebagian besar masih berupa jalan bukaan yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Di beberapa titik, kondisi jalan yang terbuat dari susunan batu padas tersebut kerap berlumpur saat dan setelah diguyur hujan, ada juga yang mengalami longsor dan tergerus air. Jarak dari Pasar Sipirok yang merupakan ibukota kecamatan menuju desa tersebut sejauh 35 kilometer. Dimana 9 kilometer di antaranya sudah berupa hotmix (berada di Jalinsum).

Satu unit mobil tampak sangat berhati-hati dan kesulitan ketika melintas di ruas jalan menuju Dusun Ampolu di Desa Dolok Sordang, Kecamatan Sipirok, Tapsel. (Foto: Amran Pohan)

Kemudian 12 kilometer lainnya berupa jalan lapen yang kini kondisinya sudah rusak, sementara 6 kilometer berupa jalan telford dan sekitar 1 kilometer berupa jalan rabat beton dan sisanya masih berupa jalan bukaan yang sudah ditumbuhi rumput liar. “Kalau hujan, jalan ini pasti berlumpurlah. Kita pun sulit melintas di lokasi,” kata Kepala Desa setempat Taris Siregar beberapa hari lalu.

Menurutnya, selain fasilitas jalan yang masih sangat butuh perhatian untuk memudahkan pengangkutan hasil bumi bagi 123 kepala keluarga di desa itu, bidang kesehatan juga sangat minim dan harus menjadi prioritas.

Baca Juga :  Jembatan Saba Tolang-Panggulangan Kelurahan Parau Sorat, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan Mulai Diperbaiki

Dia mengungkapkan, sekalipun di desa itu sudah berdiri pusat kesehatan masyarakat pembantu (Pustu), namun sejak berdiri 20 tahun terakhir, fasilitas itu jarang dimanfaatkan karena jarang ada petugasnya. “Bidan desa saja tak ada di desa kami ini,” keluhnya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat dari tiga dusun yang ada di Desa Dolok Sordang sering kewalahan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. “Kami juga sangat membutuhkan bidan desa untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat di sini,” pintanya.

Mengenai kondisi jalan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum melalui Sekretaris Demson Batubara kepada METRO, Rabu (19/3) mengatakan, dalam tiga tahin terakhir, secara bertahap Pemerintah Kabupaten Tapsel terus memperhatikan pembangunan ke arah desa tersebut. Namun perhatian terhadap pembangunan itu juga sesuai dengan anggaran yang ada.

“Sejak tiga tahun terakhir, sudah banyak kita perhatikan pembangunan jalan ke sana. Tentunya pembangunan yang akan dilakukan tidak bisa sekaligus dan harus disesuaikan kondisi keungan daerah,” ungkapnya.

Dikatakan, pada tahun 2014 ini, jalur menuju Desa Dolok Sordang itu juga akan mendapat pembangunan dengan dana sekitar Rp600 juta hingga Rp700 juta.

“Tahun ini kalau tak salah, jalur tersebut juga mendapat perhatian sekitar Rp600 juta atau Rp700 juta, pastinya saya tak ingat, pokonya ada,” jelasnya mengakhiri. (ran)

(Metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Polisi lamban tangani kasus PU Palas

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*