Masyarakat Gelar Festival Kopi Sipirok

Masyarakat Tapanuli Selatan didukung oleh pemerintah daerah menggelar Festival Kopi Sipirok yang akan berlangsung di Sipirok, Tapanuli Selatan, pada tanggal 30 Juli hingga 3 Agustus.

“Ini adalah festival yang memadukan kekayaan kuliner, pariwisata, seni dan budaya bertajuk Festival Kopi Sipirok,” kata Ketua Panitia Festival Kopi Sipirok, Ayub Sulaeman melalui siaran persnya di Jakarta, Minggu (20/7).

Ayub Sulaeman menjelaskan, Festival Kopi Sipirok digelar untuk memperkenalkan kopi Sipirok yang berciri khas segar, rendah asam dan gurih.

“Kopi Sipirok adalah kopi arabika yang sangat berkualitas dan nikmat,” katanya.

Kenikmatan rasa kopi Sipirok tidak lepas dari geografis Sipirok yang berada di Lembah Sibualbuali yang merupakan bagian dari jajaran Bukit Barisan.

Dataran tinggi 800-1900 meter dari permukaan laut membuat lembah strato volcano yang subur, membuat daerah ini termasuk penghasil kopi unggulan.

“Sayangnya, kopi unggulan dari Sipirok belum dikenal secara luas di kalangan perdagangan kopi dunia,” katanya.

Karena itu, Ayub bersama para perantau dari Tapanuli Selatan yang ada di Jakarta dan juga masyarakat Tapanuli Selatan yang berdomisili di Sipirok bermaksud mengadakan festival untuk memperkenalkan kualitas kopi di wilayah mereka.

Festival tersebut juga akan menampilkan kuliner khas, kerajinan khas, musik dan seni tradisional lokal seperti sitogol, gondang sambilan, tortor, dikkir dan opera. [Ant/L-8]

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Mahasiswa Madina Desak Polda Usut Dugaan Korupsi Proyek Reboisasi Dishutbun

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*