Masyarakat Hutabaru Blokade Ribuan M3 Kayu Illegal PT. TPL

Ribuan M3 potongan kayu Pinus curian TPL bergeletakan di Tor Banggua

Angkola Timur, Gara-gara proses hukum sejumlah pengaduan rakyat Dusun Hutabaru Desa Pargarutan Dolok Kecamatan Angkola Timur dalam kasus perusakan kebun hak milik anggota kelompok tani Simatoktong dan pencurian kayu oleh PT. Toba Pulp Lestari (TPL) diotak-atik oknum-oknum Dinas Kehutanan Kabupaten (dishutkab) dan Polres Tapsel, serta permintaan agar tanah dipasang police-line diacuhkan, akhirnya rakyat memasang portal menutup jalan keluar-masuk pengangkutan kayu curian oleh armada truck TPL.

Mulanya kelompok tani Simatoktong melihat tanah hak milik anggotanya Amin Siregar di Tor Banggua berulang kali dijarah PT. TPL, dan sekalipun difasilitasi kuasanya ARM Hutasuhut dari lsm Alarm telah mengadu beberapa kali ke Polres Tapsel, tokh TPL masih berani terus menerus merusak kebun Karet dan mencuri ribuan M3 kayu Pinus, akhirnya memblokade jalur keluar-masuk armada truck TPL angkut kayu curian dengan memasang portal besi dengan fondasi beton pada hari Senin tgl 10 September 2012.                          .

Portal yang dipasang tsb khusus menutup jaa\lan keluar-masuk armada truck-truck besar TPL tonase puluhan ton, namun masih tetap bisa dilewati kenderaan umum masyarakat yang berkebun di sekitar Tor Banggua. Akibatnya hingga kini ratusan batang kayu Pinus bergeletakan di Tor Banggua beserta tumpukan ribuan M3 kayu yang telah dipotong-potong panjang 2,4 meter bertebaran di Tor Banggua.

Di lain pihak, setelah Polres Tapsel mendapat sorotan pemberitaan, proses penyidikan maju sedikit. Pada tgl 12 September 2012 Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Lukmin Siregar kasi Surat Pemberitahuan No. B/1000/IX/2012/Reskrim kepada Amin Siregar, Dishut Tapsel dan pihak TPL untuk menghadiri Check Lokasi Kejadian pada hari Jum`at tgl 14 September 2012 untuk membuktikan apakah lokasi penebangan Pinus/Karet termasuk areal IUPHHK TPL atau milik Amin Siregar  anggota kelompok tani Simatoktong.

Baca Juga :  Bupati Tapsel Lantik Pejabat Eselon

Setelah diterimanya surat Polres tsb, dir lsm Alarm memberi tanggapan via sms kepada Kasat Reskrim dan Kapolres Tapsel, bahwa lokasi penebangan TPL berada di atas tanah tsb milik Ayah Amin Siregar yang dijual pada anaknya yang dipaksa TPL masuk ke areal IUPHHK-nya dengan cara TPL sengaja melanggar Permenhut No. P.47/2010 dan No. P.50/2011 yang mengatur hak-hak rakyat dalam kawasan hutan. Apesnya, si Kasat Reskrim dan Kapolres Tapsel sip sude inda mangalo.

Peristiwa yang terjadi pada hari Jum`at 14 September 2012 justru mengungkap adanya persekongkolan Dishut Tapsel bersubahat dengan TPL berusaha menggembosi penyidikan. Setelah sehatian massa kelompok tani bersama aktifis Alarm menunggu di lokasi tanah Amin Siregar, batang hidung tim Dishut Tapsel dan tampang oknum TPL tak ada yang datang nampak ke lokasi Tor Banggua.

Sewaktu dir Alarm via telpon menanya ke penyidik Polres Tapsel, diperoleh jawaban bahwa sesudah anggota Polres datang ke Kantor Dishut Tapsel, oknum-oknum Dishut Baguan Perencanaan yang diminta datang sudah menghilang semua dari Kantor Dishut Tapsel.

Jum`at malam Sabtunya, ketahuan masuk laporan laporan fitnah palsu ke Muspika Angkola Timur, mengisuekan jalan umum sudah diportal rakyat dari Hutabaru. Dipimpin Ka Pos Polisi Pargarutan, Ridwan Harahap didampingi Kades Pargarutan Dolok, Damsir Harahap beserta Camat Angkola Timur, Darwin Dalimunte mendatangi aktifis Alarm dan kelompok tani. Sesudah dijelaskan masyarakat umum tetap bebas lalu lintas melewati dan hanya armada truck TPL yang dibokade, akhirnya rombongan Muspika tsb angkat kaki.

Baca Juga :  Minta THR, Keluarga Miskin Serbu Rumah Dinas

Setelah memantau perkembangan situasi yang terindikasi TPL telah mengupayakan segala taktik bohong manipulasi fakta yang sebenarnya terjadi, sementara Polres Tapsel dan jajarannya cenderung mengulur penyidikan kejahatan TPL, akhirnya aktifis Alarm bersama rakyat Hutabaru sepakat penyidikan tak ditingkatkan menjadikan TPl Tersangka kejahatan manipulasi penebangan sekaligus penggelapan korupsi hak negara setoran DR & PSDH, Polres Tapsel akan diadukan ke Poldasu. (ryzach morniff )

hutabaru 3 Masyarakat Hutabaru Blokade Ribuan M3 Kayu Illegal PT. TPL
Ribuan M3 potongan kayu Pinus curian TPL bergeletakan di Tor Banggua
hutabaru 4 Masyarakat Hutabaru Blokade Ribuan M3 Kayu Illegal PT. TPL
Ribuan M3 potongan kayu Pinus curian TPL bergeletakan di Tor Banggua
hutabaru 5 Masyarakat Hutabaru Blokade Ribuan M3 Kayu Illegal PT. TPL
Ribuan M3 potongan kayu Pinus curian TPL bergeletakan di Tor Banggua
hutabaru 6 Masyarakat Hutabaru Blokade Ribuan M3 Kayu Illegal PT. TPL
Ribuan M3 potongan kayu Pinus curian TPL bergeletakan di Tor Banggua
hutabaru 7 Masyarakat Hutabaru Blokade Ribuan M3 Kayu Illegal PT. TPL
Ribuan M3 potongan kayu Pinus curian TPL bergeletakan di Tor Banggua
hutabaru 8 Masyarakat Hutabaru Blokade Ribuan M3 Kayu Illegal PT. TPL
Portal lsm Alarm dan kelompok tani di jalan masyarakat ke Tor Banggua
hutabaru 9 Masyarakat Hutabaru Blokade Ribuan M3 Kayu Illegal PT. TPL
Camat Angkola Timur (kanan), Kapolpos Pargarutan (ke-2 kanan), dir lsm Alarm (ke-5 kanan, ketua kelompok tani (paling kiri)

hutabaru 1 Masyarakat Hutabaru Blokade Ribuan M3 Kayu Illegal PT. TPL

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

16 Komentar

  1. Gas,terus jangan kasih pain,apalagi mau disuap,menerima uang haram dari PT.TPL
    Sebab kalau ada saja sedikit Peluang untuk Negosiasi mereka(TPL) akan pakai segala cara untuk pendekatan,perbaikan dan pengusahaan baik areal,masyarakat,Pemerintah,Aparat dan Legislatif,
    Ingat itu,jadi yang perlu Jangan beri sedikitpun peluang untuk bernafas saja,Mau China Hitam atau China Lomlom yang jelas Usir segera dari BUMI TAPSEL.

    • SARAN:
      TANGGAPAN, KOMENTAR, KRITIK SEBAIKNYA DISAJIKAN SECARA SANTUN, SERTA BERMUTU, AGAR PARA PENGAKSES TIDAK MENCIBIR BAGAI PEPATAH: “……….., KAFILAH BERLALU.”

      INI SEKEDAR SARAN. wass, HD

  2. kutu busuk ORTEGA Orang Perusahaaan TOBA PULP LESTARI penyambung lidah cina hitam. Tidak semua Orang bisa diuangi uang TPL uang haram hasil perampokan hutan di SUMUT dan RIAU. bagi kami News apakabar sidimpuan IS THE BEST khusus bagi perkembangan dan kejujuran berita di wilayah Tapsel ini. terlepas HARIAN lain tidak beritakan itu adalah hak media itu, jangan sama ratakan bodoh kau Ortega, jelas-jelas TPL hanya mengandalkan UANG HARAM untuk menutupi kedok penghancuran hutan untuk pulp TPL ini. mungkin bagi si ORTEGA busuk coba – coba menggali informasi lanjut dari KEKALAHAN TPL di Tapsel kalah melawan Bapak Hutasuhut dkk…….. datang saja ORTEGA ke Tapsel jangan nama samaran supaya tahu apa terjadi langsung di lapangan. kamumu TPL ambil kami tunggu kau TPL di lapangan dan polres seperti tantanganmu TPL , BUKTIKAN MERAHMU. supaya nannti tidak dipotong gajimu

  3. iiihh…. , tak bermalu, udah dihina seketurunan masih ngecap loncat topik sana-sini ekspresi dengki. Membaca cacianku, dah tahunya orang siapa kau. Tapi karena takut diludahi tampangmu, terus juga moci satu ini mencicit jauh dari dlm lubangnya. Sekedar bonus hinaan, nih kuceramahi benakmu: media cetak lain mah tergantung pers bere-bere “kacangan” sebayamu yg baru nampil sejak “kemarin” di era reformasi. Aq juga nggak butuh pers epigon pengekor yg kutahu kualitas akal dan kapasitas mentalnya sama dgn kau, PENGECUT. Kau aktifis kurcaci sama pers kecil di media besar, jadi penonton ajalah. Sesekali biarkanlah buka muncung seperti asu menggonggongi kafilah lalu.

  4. murniff 2 kalo gayamu la dek,,,,,, kepada siapun jangan takut ama murnif yang bisanya hanya membodohi orang kampung aja ,, kalo murnif jago kenapa media cetak yang lain tdk mau memberitakannya,,

  5. targetkan aja nama2 dishutnya….yg mana gang penjual negara ini….inipun sdh bisa dilaporkan kepada BIN…sebagai teroris…yg berkedok dilembaga pemerintahan…

  6. Sudah saatnya rakyat bersatu melawan kesewenang-wenangan para pengusaha yang dibekingi penguasa yang rakus, di era otonomi daerah sekarang ini hak-hak dasar rakyat wajib dihormati dan dilindungi….TPL yang suka mencuri di tanah ulayat rakyat segera angkat kaki, untung…kejadiannya di Tapsel, kalo di Papua anda sudah tinggal nama….hargailah masyarakat lokal sbg pemilik hak ulayat, bagi pejabat dishut jangan menjual saudaramu sendiri hanya gara-gara uang, anda adalah penghianat……dan harus dicopot dari jabatannya krn salah menggunakan wewenang………

  7. kasihan sekurity TPL di Sidimpuan , sudah gajinya kecil disuruh lagi hadappi massa warga Tapsel. Bonyoklah sekurity TPL. sekurity SSW namanya………………., jangan sekurity TPL perasaan BRIMOB atau KOPASSUS ya………… anda s ekurity TPL adalah sipil , masih dibawah masyarakat umuym di negara RI ini. jangan gagahgagahan melawan warga Sipirok dan Angkola itu, nanti tambah banyak sekurity TPL yang bonyok – bonyok digimbal di Tapsel. kasihan sekurity, pulang bawa kepala benjol, dipikir pulang bawa uang dari Tapsel, ehhh cuma bawa kepala benjol kena gebuk di Tapsel

  8. Tagor manik……….. masih kenal sama saya ANTON SINAGA DISHUT SIMALUNGUN yang dulu saya kamu penjarakan di siantar. kapan kita jumpa lae tagor manik insiniur latteung. jumpai aku si anton sinaga di dolok panribuan kantor camat bawa pengawalmu ya tagor manik

  9. Program pemerintah khususnya PANGLIMA TNI adalah GO GREEN penghijauan total negara RI. yang pasti TNI giat menanam htankan kembali….. Perusahaan cina laknat TPL malah menjarah dan menebangi pohon semaunya TPL. Pantas TPL cocok diperkarakan di Mahkamah Internasional supaya KAPOK. Met malam dari kami di seberang pecinta peduli lingkungan hutan kita dan barisan sakit hati kepada PERUSAHAAN INDORAYON , TPL sekarang . Mohon seluruh APINDO di Tapsel memperhatikan namanya LAKSAMANA ADYAKSA ketua APINDO SUMUT DIRUT UTAMA TPL dii kantor uniland medan supaya memperhatikan sepakterjangnya di Tapsel ini menjarah tanah rakyat. berdalih APINDO untuk mengelabui rakyat RI

  10. semua yang dikerjakan TPL ini 100% menyalahi program GO GREEN….apa cerita nih pak menteri kehutanan…..tlg dijaga wibawa NKRI ini…….kasihan pak SBY…..menteri2nya kurang tanggung jawab….

  11. TPL tak berdaya di tanah Tapanuli Selatan. Keok di Tapsel. Tahu rasa jangan anggap remeh LSM atau PERS , tidak semua orang bisa DIUANGI. Tapsel adalah daerah kaya dan banyak petinggi – petinggi negara RI ini berasal dari Tapsel sekitarnya. UANG TPL ngak laku di Tapsel. Lagu lama TPL tebang habis semua tegakan kayu MAIN BABAT HABIS dan malam – malam diangkut ke pabrik porsea, ternyata RAKYAT TAPSEL lebih pintar jauh dari TPL. . GIMANA caramu TPL mengambil kayu yang anda klaim itu milikmu TPL. sorry … sorry deh TPL , Rakyat Tapsel siap menghadang usahamu merusak rakyat dan hutan Tapsel dan saat ini berita ini sudah menjadi pelajaran di kab. lainnnya di simalungun, humbahas, taput, pakpak barat, samosir, tobasa sampai ke lokasi RIAU. Kasihan Sukamto dikibuli oleh karyawannnya sendiri uang sukamto masuk ke kantong kering. yang paling sakit juga KONTRAKTOR tebang dan alat berat yang disewa TPL terpaksa gigit jari, karena PEMBAYARAN INVOICE Kontraktor dibayar setelah kayu masuk ke pabrik porsea, kalau masih teronggok kayak di gambar ini, GIGIT JARIlah kontraktornya udah pinjam uang bayar bunga tinggi beli alat berat dan truk karena disuruh TPL, e e e rupanya kayu ngak bisa diangkut TAKUT ama rakyat Tapsel. Minta lagi tambahan uang Juanda ama Sukamto untuk sewa orang2 takuti Tapsel. kasihan TPL

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*