Masyarakat Hutagodang Muda Mohon Bantuan Bupati Madina

Sejumlah tokoh masyarakat Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal didampingi anggota DPRDSU Siti Aisyah dari Fraksi PD mendatangi Bupati Madina HM.Hidayat Batubara untuk dapat membantu pennangguhan penahanan terhadap enam warga Desa Hutagodang Muda yang sudah dijadikan tersangka oleh Polres Madina saat aksi pembakaran basecamp PT SMM pada 29 Mei lalu, di ruang rapat Bupati Madina, Kamis (7/7).

Kepada wartawan, usai pertemuan tersebut Ketua LPMM Desa Hutagodang Muda Basrah Batubara mengungkapkan pihaknya tengah bermohon kepada Bupati Madina HM Hidayat Batubara agar dapat membantu agar enam orang warga Desa Hutagodang Muda dapat dibebaskan minimal penangguhan penahanan pada waktu menjelang bulan suci Ramadhan.

“Semua keinginan kita telah disampaikan kepada Bupati Madina, dan saya melihat ada respon yang cukup positif dari Bupati Madina untuk membantu masyarakat karena di dalam pertemuan itu Bupati Madina dengan tegas mengatakan akan tetap pro kepada rakyat,” kata Basrah.

Pada kesempatan itu juga Bupati Madina meminta kepada masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan di masyarakat Hutagodang Muda pasca terjadinya tragedi 29 Mei dan berlanjut pada persoalan – persoalan lainnya. “Disamping itu juga kita juga meminta kepada Bupati Madina agar tidak ada lagi masyarakat yang dijadikan sebagai DPO dalam persoalan ini demi menjaga kekondusifan di Desa Hutagodang Muda,” katanya.

Baca Juga :  Pengelola Pasar Sangkumpal Bonang Akan Dibahas

Sementara itu Bupati Madina HM.Hidayat Batubara melalui Kabag Humasy dan Protokol M.Taufik mengatakan pada prinsipnya Pemkab Madina akan tetap pro kepada rakyat akan tetapi Bupati juga tidak akan intervensi terhadap persoalan-persoalan hukum. “Bupati hanya akan membantu secara non formal saja termasuk mendiskusikan dengan Kapolres Madina maupun dengan Kajari,” kata Taufik.

Bupati Madina juga mengatakan, akan tetap konsisten untuk memperjuangkan hak – hak masyarakat terkait dengan persoalan PT. SMM dengan masyarakat. “Pihak Pemkab Madina nantinya akan mencoba kembali untuk memfasilitasi pertemuan masyarakat dengan pihak PT. SMM sehingga ada solusi yang terbaik bukan saja dengan Desa Hutagodang Muda namun daerah-daerah lainnya yang masuk izin lokasi PT.SMM,” kata Taufik.

Sebelumnya, Rabu (6/7) sore sebanyak 500 warga Desa Hutagodang Muda terdiri dari dewasa dan anak-anak mendatangi Polres Madina menuntut agar Kepala Desa Zulkarni Lubis bersama enam orang lainnya warga yang telah dijadikan tersangka agar dibebaskan.Demo warga tersebut sempat membuat arus lalu lintas di Jalinsum macet total beberapa waktu lamanya. (sah)

analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*