Masyarakat keluhkan pipa tambang emas Batang Toru

www.waspada.co.id

MEDAN – Masyarakat Batang Toru kabupaten Tapanuli Selatan mengeluhkan pipa terpasang di bawah anak sungai Kampung Napa milik perusahaan tambang emas sering tersumbat. Kondisi itu, membuat daerah Batang Toru menjadi banjir ketika hari hujan.

Seorang warga, Muhammad R Harahap, di Medan, tadi malam, mengaku cukup menderita dengan banjir yang sering terjadi akibat tersumbatnya aliran air pada salah satu atau semua dari empat pipa yang dibangun di bawah sungai Kampung Napa.

“Beberapa kolam ikan milik warga yang berjarak sekitar 1 km dari aliran sungai ikut terkena banjir sehingga berbagai jenis ikan yang dipelihara hanyut terbawa arus,” katanya.

Menurutnya, banjir besar yang terjadi pertengahan Januari 2010 di lokasi yang sama tidak sempat memakan korban warga, karena pihak perusahaan tambang emas segera menyemlamatkan dengan menggunakan perahu karet di tengah malam.

“Sedikitnya Rp 100 juta kerugian yang dialami warga pemilik kolam ikan akibat banjir kiriman dari perusahaan tambang emas, Kamis (28/1),” ujarnya.

Apalagi saat musim hujan nanti, katanya, ancaman banjir terhadap kawasan pemukiman warga tidak akan henti-hentinya. Bahkan diyakini akan lebih dahsyat lagi.

Selama Januari 2010, katanya, telah dua kali terjadi banjir, yakni 12 Januari dan 28 Januari. Selain merusak kolam ikan dan harta benda lainnya, termasuk karet dan kelapa sawit, banjir juga telah menghayutkan 3 rumah yang dihuni karyawan PTPN III.

Baca Juga :  Paluta rebut emas sepakbola Pospedasu

Dikatakan, perusahaan yang menangani penambang emas di Batang Toru itu sudah tiga kali berganti nama sejak 1997. Saat ini 100 persen sahamnya dari perusahaan China-Hongkong.

Sedangkan kondisi air sungai Aek Pahu saat ini terlihat keruh, dan tidak dapat digunakan masyarakat dari berbagai desa antara lain, desa Kampung Pasir. Samuran, Sikua-Kua, Aek Na Rara, dan lainnya.

Editor : SATRIADI TANJUNG
(dat04/wsp)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

3 Komentar

  1. kalau boleh kita saya bertanya dimana seh daerah tambang yang masyarakatnya makmur ………….. makmur secara merata dinikamati seluruh lapisan masyarakat…… dimana yahhh ???…….. renungkan

    • batang toru tak seperti dulu lagi,mengapa????dulu batang toru suasananya sangat sjuk,skarang!!!!!ulang,lewat ko ngan batang toru…..????alis mata aja yg warna hitam bisa bisa jadi warna kuning……….do hot uruti pe olo kaluar abu……………pikirin hamu palan….????

    • tolong pak bupati tapsel,lihat dulu suasana kampung batang toru,sangat menangis…????akibat tambang yg ada disini…cuma bapaklah satu satunya yg bisa bantu kami…….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*