Masyarakat Makassar Pecat Nurdin Sebagai Warga

MAKASSAR – Mahasiswa dan masyarakat Makassar menyatakan pemecatan Nurdin Halid sebagai warga Makassar. Hal itu disuarakan dalam unjuk rasa Komite Mahasiswa dan Masyarakat Pemerhati PSSI di Monumen Mandala Senin, (7/3/2011) sore.

Mereka berunjuk rasa sambil membawa spanduk pamflet dan brosur. Dalam orasinya Jenderal Lapangan Basdir menilai Nurdin Halid telah melampaui batas. Akibatnya, orang Sulsel merasa dipermalukan dari Sabang sampai Merauke.

“Kami semua mengharamkan Bapak Nurdin Halid meninjakkan kaki di tanah dan bumi Sulsel. Ini adalah harga diri kami sebagai orang Sulsel,” tegas Basdir.

Basdir mengkhwatirkan kemelut PSSI menjadi penyebab terpecahnya masyarakat Indonesia. Menurutnya, itu akan merugikan dan menjadi disintegrasi bangsa.

“Kami mendesak penegak hukum mengusut dan menangkap Nurdin Halid atas semua dugaan korupsinya selama menjadi Ketum PSSI,” pungkasnya lagi.

Dalam aksinya, para pengunjukrasa bermaksud membakar foto-foto Nurdin Halid. Namun sayang karena unjuk rasa dilangsungkan di tengah hujan yang turun, poster dan pamflet itu urung terbakar walau telah disiram bensin dan dibakar dengan pemantik.

Para pengunjukrasa berasal dari mahasiswa, anak-anak dan ibu-ibu rumahtangga. Usai berorasi mereka berkonvoi keliling kota Makassar di beberapa jalan protokol sambil tetap berorasi menggunakan megaphone yang mereka bawa. (Okezone.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Tragedi Nabire PembunuhanTerbesar di Dunia Tinju

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*