Masyarakat Palas dan Madina Mengeluh – Harga Sembako Naik, Harga Komoditas Menurun

Harga sembilan bahan pokok kian naik di seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Palas. Pantauan Global, Minggu ( 25/7) di pusat Pasar Tradisional Sibuhuan, harga sembako yang naik yakni, beras dari Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu per liter, telor sepapan (30 biji) sebelumnya Rp22 ribu menjadi Rp28 ribu, ayam potong yang sebelumnya Rp22 ribu berangsur menjadi Rp30 ribu dan ikan mas dari Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu. Sedangkan harga cabai merah mencapai Rp40 ribu hingga Rp43 ribu.

Menurut Uma Monda (45) warga Sibuhuan, salah seorang pedagang cabe, hal ini disebabkan pengaruh pasar terutama aksi spekulasi dari pedagang. Kenaikan harga tersebut menurut sejumlah pedagang akan terus bertambah hingga menjelang bulan Ramadhan, terutama harga sayur mayur yang kini cenderung bertahan.
Menurut salah seorang pedagang ikan Usman Hasibuan (34), daya beli warga saat ini sangat menurun. Sebelumnya rata rata penjualannya berkisar 30 hingga 40 kg per hari, namun saat ini mencapai 18 kg pun sudah sulit.

Selain di Palas, masyarakat Madina juga mengeluhkan semakin tingginya harga-harga kebutuhan bahan pokok ditambah lagi harga hasil-hasil komoditas pertanian dan perkebunan warga semakin turun. Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan operasi pasar ataupun melakukan penyesuaian harga-harga sembako dan kebutuhan masyarakat lainnya.

“Persoalan kenaikan harga-harga kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Madina sudah berlangsung hampir dua bulan lebih. Sementara pendapatan masyarakat yang hidup dari pertanian dan perkebunan turun, belum lagi tarif dasar listrik saat ini mengalami kenaikan,” ungkap Kholik Nasution salah seorang warga Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan kepda Global melalui telepon Selulernya , Minggu ( 25/7) .
Diakuinya saat ini pendapatan masyarakat semakin turun drastis. “Saat ini harga kakao sudah Rp16 ribu per kg,sedangkan karet hanya berkisar Rp7 ribu per kg. Dari hasil penjualan komoditas ini bila dibandingkan dengan harga sembako dan kebutuhan lainnya sangat mencekik,” aku Kholik.

Baca Juga :  Harga Karet Turun - Warga Tambang Bustak Beralih Mencari Emas

Kenaikan harga kebutuhan bahan pokok serta kebutuhan lainnya serta TDL juga berpengaruh terhadap para pelaku industri kecil dan menengah serta para pemilik warung-warung rumah makan di Madina.

Sumber: http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&view=article&id=41333:masyarakat-palas-dan-madina-mengeluh-harga-sembako-naik-harga-komoditas-menurun&catid=32:sumut-dan-aceh&Itemid=58

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*