Matamaru UMTS Diwarnai Demo

SIDIMPUAN- Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru atau Matamaru Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), Rabu (5/10), diwarnai aksi demo sekitar 30-an pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) yang tergabung dalam Lembaga Aspirasi Mahasiswa (LPM). Mereka menuntut agar kedua lembaga mahasiswa ini dilibatkan dalam setiap kegiataan kemahasiswaan.

Ketua BEM UMTS dan Ketua MPM UMTS, Roni Rahmad Pohan dan Gusnul Alfian dalam pernyataan sikapnya mengatakan, mereka merasa tidak pernah mendapat dukungan untuk mengimplementasikan kreativitas di tingkat mahasiswa oleh pihak rektorat terkhusus di bidang kemahasiswaan. Mereka merasa sebagai lembaga legal di kampus UMTS berdasarkan SK yang dikeluarkan Rektor tidak dipedulikan dan tidak mendapatkan suatu kerjasama yang baik dari pihak universitas.

“Kami menganggap lembaga MPM-BEM UMTS hanya formalitas semata untuk melengkapi persyaratan dalam mendapatkan akreditasi kampus. Maka dari itu kami menganggap Wakil Rektor III tidak mampu membidangi kemahasiswaan di UMTS dan kami meminta kepada majelis Dikti melalui Rektor sebagai pimpinan tertinggi di kampus untuk memberhentikan Wakil Rektor III, Drs Lazuardi MAg dari jabatannya. Kami meminta kepada Rektor jika tuntutan kami tidak dipenuhi agar sesegara mungkin mencabut SK MPM dan BEM yang telah dikeluarkan melalui surat pembekuan LAM UMTS. Kami berharap pernyataan sikap kami ini untuk direalisasikan oleh pemegang keputusan tertinggi di UMTS,” ujar mereka.

Baca Juga :  Gus Irawan Lantik Pengurus KONI Palas Periode 2014-2018

Aksi ini sempat sedikiti memanas setelah pihak keamanan kampus mencoba untuk membubarkan aksi demo mahasiswa, namun dapat diredakan setelah Rektor UMTS, Michwar Zaini dan Wakil Rektor III, Lazuardi mendatangi para mahasiswa untuk menjawab apsirasi mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut kepada mahasiswa BEM dan MPM UMTS, Rektor mengatakan kedua lembaga tersebut akan lebih diperhatikan dan menginstruksikan langsung kepada WR III, Lazuardi agar secepatnya memberikan perhatian kepada kedua lembaga tersebut dan jika tidak keduanya mempertaruhkan jabatan keduanya. Usai mendengarkan jawaban Rektor kemudian massa yang melakukan aksi demo membubarkan diri dengan tertib.

1.785 Mahasiswa Baru Diospek

Sementara itu sekitar 1.785 mahasiswa baru UMTS Tahun Akademik (TA) 2011-2012 dari 6 fakultas mengikuti Matamaru, Rabu (5/10) di kampus UMTS Jalan Sutan M Arif, Kota Psp.

Rektor UMTS, Michwar Zaini Lubis kepada wartawan melalui penanggung jawab kegiatan Drs Lazuardi MAg menyampaikan kepada mahasiswa baru agar selalu bersabar dalam menimba ilmu di UMTS, ke depan agar menjadi generasi yang berkualitas bagi bangsa dan lingkungan sekitar.

Selain itu, mahasiswa harus menjunjung budaya akademik serta menjalin keakraban terhadap, dosen beserta civitas akademik agar tidak ada tembok pemisah di antara mahasiswa untuk kelangsungan serta keharmonisan di kampus berlambangkan matahari itu.

Asisten II Pemko Psp DR Ali Pada Harahap dalam kesempatan tersebut mengemukakan agar mahasiswa tulus dalam menimba ilmu di UMTS agar menjadi putra dan putri bangsa yang berguna. “‘Harapan kami mahasiswa UMTS tulus dalam mengapresiasi ilmu yang diberikan oleh para dosen nantinya di ruang perkuliahan dalam menuntut ilmu secara tulus dan iklhas,” harapnya.

Baca Juga :  Karena Eel Ritonga Tidak Punya Legal Standing, PN Sidimpuan Batalkan Dakwaan Jaksa Atas Tohir Ritonga

Hadir pada pembukaan acara tersebut Asisten II, DR Ali Pada Harahap, Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UMTS, H Batara Murni Pulungan MA dan seganap civitas akademik UMTS. (phn)

Metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

3 Komentar

  1. memang,,, perlukah matamaru itu,,,
    saya rasa matamaru akan berdampak negatif terhadap mahasiswi…
    karena ajang seperti ini di manfaatkan segelintir mahasiswa senior untuk mengganggu mahasiswi baru…..
    terimakasih….

  2. astagfirulloh….masa taaruf tuh masa pendekatan mahasiswa dengan Tuhan n Kampusnya….malah di buat ajang …………….
    marilah kita tingkatkan solidaritas…….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*