Mayat Pria Ditemukan Membusuk Di Bondar

Mayat seorang duda, Soleh Lubis (30), warga Desa Panarian, Kecamatan Barumun, Padanglawas ditemukan membusuk di bondar (parit) aliran Sungai Panarian yang mengairi areal persawahan masyarakat setelah empat hari menghilang.

Keterangan yang dihimpun, tadi malam, korban ditemukan dalam kondisi bersandar di parit, sekira pukul 07.00 Wib. Menurut warga, korban yang sudah lama menduda tersebut tidak pernah terlihat warga sejak empat hari yang lalu.

“Selama empat hari menghilang tidak datang ke rumahnya,  korban Soleh Lubis, tiba-tiba ditemukan sudah menjadi mayat, kata warga.

Menurut Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Panarian A Soleman, ditemukannya almarhum ketika salah seorang warga Panarian bernama Sahlan melintasi aliran parit mau ke areal sawahnya di Saba Hasak Panarian yang jaraknya sekitar 300 meter dari Desa Panarian.

Di tempat kejadian tiba-tiba Sahlan mencium bau tak sedap yang sangat menyengat. Merasa ada yang tidak beres, Sahlan coba mencari sumber bau tak sedap itu di sekitar aliran parit sungai, ternyata ada sesosok mayat yang sudah membusuk, kulitnya terkelupas dengan kondisi perut  sudah gembung.

Melihat kejadian itu Sahlan langsung pulang memberi tahu warga, bahwa ada ditemukan mayat di aliran parit sungai yang berukuran lebar sekitar 1 meter lebih dengan kedalaman seperempat meter.

Awalnya warga tidak ada yang mengenal korban, karena wajahnya sudah banyak kulitnya yang terkelupas, perutnya juga menggembung ditambah lagi tangan kanannya sudah banyak dihinggapi lalat, sehingga sulit dikenali, tetapi ketika Polsek Barumun datang, dan diselidiki sosok mayat tersebut warga Panarian bernama Soleh Lubis.

Baca Juga :  Empat Unit Damkar Pemko Sidimpuan Rusak Parah

“Dan ketika diperlihatkan kepada keluarga kerabat dekat korban, ternyata benar kalau korban adalah Soleh Lubis, kata Ketua BPD desa Panarian.

Kata Soleman, selama ini korban hidup sendiri, karena hampir sudah dua tahun korban menduda setelah ditinggal isrtinya. Selama ini masyarakat mengetahui kalau korban mengidap penyakit epilepsi (sawan) yang bisa kumat sewaktu-waktu.

Kapolres Tapsel, AKBP Subnadriya, membenarkan ditemukannya sosok mayat warga Panarian tersebut, namun sejauh ini belum bisa dipastikan apa penyebab kematian korban, karena masih dalam proses penyelidikan.

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=146646:mayat-pria-ditemukan-membusuk&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*