Melintasi Jalinsum Paluta, Pemudik Diimbau Hati-hati

Kamis, 31 Desember 2009 – www.metrosiantar.com

050207 punctuate Melintasi Jalinsum Paluta, Pemudik Diimbau Hati hati
HATI HATI

PALUTA-METRO; Bagi pengendara yang akan mudik ke Kbupaten Padang Lawsa Utara diminta berhati-hati saat melintasi ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Padang Lawas Utara (Paluta) hingga perbatasan Kabupaten Padang Lawas (Palas) dan Labuhan Batu. Pasalnya, sepanjang jalinsum rawan kecelakaan yang disebabkan jalanan yang rusak parah.

Salah seorang pengendara sepedamotor, Aris ( 27), mengatakan, tantangan yang harus dihadapi pemudik bila melintasi Jalinsum Paluta, tidak cukup hanya mahir memelintir gas, tetapi juga harus cekatan menginjak pedal rem atau menarik tuas rem.

“Selain itu fisik dan mental pun harus disiapkan sebaik mungkin,” ujar pria yang mudik tahun baru ke tanah kelahirannya di Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Diakuinya, kondisi nyaris sama dihadapi sepanjang perjalanan di Padang Lawas (Palas) menuju Provinsi Riau. Ruas jalan di sana juga rawan. Pasalnya, selain padat kendaraan, minimnya lampu penerangan di pinggir jalan termasuk menjadi faktor penyebab rawan kecelakaan.

Pantauan METRO, Rabu (30/12), sejak memasuki perbatasan Paluta dari arah Labuhan Batu Selatan dan Padang Lawas, jalurnya rusak parah dengan lubang besar di merata tempat. Meski ada perbaikan namun hingga kemarin perbaikan belum juga selesai.

Kondisi jalan yang ‘babak-belur juga dapat ditemui di Jalan Hutaimbaru dan Batang Baruhar. Bahkan, beberapa ruas jalan di Desa Paranginan sangat memprihatinkan. Pasalnya, ruas jalan terbelah dua, satu menaik ke atas sepenggalnya lagi sudah turun ke bawah, pengendara dianjurkan untuk ekstra hati-hati. (thg)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Personel Koramil 05 Padang Bolak Gelar Baksos dan Gotong Royong

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*